Berita PALI Serasi Nia

Tengahi Konflik Warga Lunas Jaya dan PT SLR, Wabup PALI Soroti Tiga Poin Penting

Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono menengahi Konflik Warga Desa Lunas Jaya dan PT Servo Lintas Raya (SLR), Rabu (9/1/2022)

SRIPOKU/REIGAN
Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono menengahi Konflik Warga Desa Lunas Jaya dan PT Servo Lintas Raya (SLR) di aula kantor Bupati KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Jumat (21/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Pasca melakukan aksi damai didepan kantor milik PT Servo Lintas Raya (SLR), Rabu (9/1/2022) kemarin, warga Desa Lunas Jaya Kecamatan Tanah Abang mendatangi Kantor Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Didampingi organisasi kepemudaan KNPI, Gencar dan Opli, warga Desa Lunas Jaya meminta Pemda PALI menjembatani dan mendengarkan apa dari aspirasi masyarakat.

Kedatangan warga disambut langsung Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono bertempat di aula kantor Bupati KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Jumat (21/1/2022).

Dalam penyampaian keinginannya, masyarakat Lunas Jaya Kecamatan Tanah Abang, tetap menginginkan dijauhkannya Stockpile dan Crusher batubara, milik PT Servo Lintas Raya (SLR) dari pemukiman penduduk.

"Tuntutan kami tetap sama, yakni untuk meminta pihak perusahaan dalam hal ini PT Servo menjauhkan stockpile dan crusher batubara yang ada di KM 36 lintas servo dari desa Lunas Jaya," uangkap Ryan Aswari, mewakili masyarakat.

Menyikapi hal ini, Wakil Bupati PALI H Soemarjono, mengaku hingga saat ini, ia belum juga mengetahui terkait izin yang diberikan oleh dinas terkait berdasarkan data apa, terutama pada izin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). 

Menurutnya, jikalaupun izin tersebut memang ada, apakah dilakukan oleh lembaga kredibel atau tidak.

"Sejak saya mengetahui permasalahan ini, saya langsung meminta data terkait izin dan data yang mendasari keluarnya izin itu, belum ada di meja saya. Jadi, kita takutkan ini bisa saja permainan, seperti pengeluaran Amdal yang menggunakan lembaga yang tidak kredibel," jelas Soemarjono.

Dijelaskan, menindaklanjuti pertemuan dengan masyarakat disoroti ada tiga poin yang harus dilakukan.

Sementara, untuk langkah awal akan melakukan pengecekan kesehatan untuk anak dan masyarakat Lunas Jaya oleh Dinas Kesehatan Kabupaten PALI sebanyak 50 orang dewasa dan 50 orang anak-anak pada tanggal 27 Januari 2022 mendatang.

Selanjutnya, pihaknya akan membentuk tim dalam rangka pengujian baku mutu air, udara, dan kebisingan disekitar wilayah Desa Lunas Jaya pada musim hujan dan musim kemarau, paling lambat Bulan Agustus 2022. 

"Poin terakhir akan dijadwalkan pertemuan antara masyarakat dan perusahaan pada minggu pertama Febuarai 2022," kata Soemarjono.

Pada pertemuan itu, turut dihadiri, Asisten I H Andre FW MSi bidang Pemerintah dan Kesra, Plt Asisten II Rusdi SSos MAP bidang Perekonomian dan pembangunan, Asisten III Haryono SH MM bidang Administrasi umum / Kabag Hukum, Kasat Intel, serta Aliansi tolak mutiara hitam dan masyarakat Lunas Jaya. (SP/REIGAN)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved