Piala Dunia U20

Jelang Piala Dunia U-20 di Indonesia, Stadion Gelora Sriwijaya Terus Bersiap, Tunggu Kedatangan FIFA

Jelang Piala Dunia U-20 di Indonesia, Stadion Gelora Sriwijaya Terus Bersiap, Tunggu Kedatangan FIFA

Editor: Slamet Teguh
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ajang Piala Dunia U-20 yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19 kini bakal terealisasikan.

Kabar terbaru, FIFA bakal datang ke Stadion Gelora Sriwijaya untuk memantau persiapannya.

Namun, agenda kedatangan Tim FIFA ke Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang awal tahun belum jelas untuk memantau persiapan Piala Dunia U-20 FIFA menyusul perkembangan virus covid omicron di tanah air. 

"Kiita masih menunggu kunjungan dari PSSI dan FIFA. Kemarin di awal Januari kita sudah minta info. Di bulan Januari belum ada. Tapi kalau PSSI bisa saja memungkinkan datang karena masih di dalam negeri. Sehubungan perkembangan virus covid Omicron bisa mengakibatkan bergeser untuk kunjungan FIFA," ungkap Sekretaris Tim Teknis Piala Dunia U-20 Asprov PSSI Sumsel, Faisal Mursyid SH, Rabu (19/1). 

Menurut Faisal pria berdarah Minang kelahiran Palembang, 6 Juli 1966, peninjauan Jakabaring kemungkinan akan diawali PSSI namun pihaknya masih menunggu kepastian kapan jadwalnya.

"Agendanya itu mengunjungi venue Stadion GSJ, lapangan latihan, sarana pendukung dari event ini. Fasilitas di sekitar Jakabaring. Bisa kolam renang, lapangan atletik, gym (sport science)," kata Faisal yang juga Ketua Komite Umum dan Organisasi Asprov PSSI Sumsel. 

Baca juga: Pengakuan Shin Tae-yong Saat Dampingi Timnas Indonesia, Meski Pernah Tampil di Piala Dunia

Baca juga: Manajemen Sriwijaya FC Jelaskan Nasib Nil Maizar Musim Depan Sebut Soal Pengelola Secara Profesional

Seperti biasa hotel sudah didata dan dilihat oleh PSSI.

Mungkin FIFA juga kata Faisal akan melihat keberadaan hotel di Palembang.

Setelah itu jarak dan waktu tempuh dari Bandara ke hotel, dari hotel ke stadion latihan.

Ada dua macam, yakni pada saat latihan resmi dan pertandingan. Akan  ada pengawalan itu ada roundown harus tepat.

"Soal transportasi kita kan sudah terkoneksi dengan LRT. Fasilitas olahraga juga terpusat di Jakabaring. Begitu juga Stadion Bumi Sriwijaya yang berada di pusat kota masih terkoneksi dengan LRT. 

Untuk FIFA U20 tanggungjawabnya FIFA yang disupport oleh instansi terkait Pemprov Sumsel dalam hal ini Dinkes, Dishub," jelas Faisal yang juga Sekretaris Perusahaan PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) selaku pemgelola klub Sriwijaya FC. 

Juga keberadaan wifi internet baik di tempat pertandingan maupun di lapangan latihan. Karena kebutuhan media dalam perhelatan ini sangat dibutuhkan karena ini live ke seluruh dunia sehingga jaringan internet harus maksimal.

"Infrastruktur kita tinggal untuk stadion utama perlu dimaksimalkan lagi ada beberapa item. Antara lain lampu, sound system, genset, internet, giant screen untuk scoring board perlu diupdate. Sejak PON XIV 2004. Itu sudah disampaikan Asprov PSSI Sumsel ke Gubernur terkait hal yang perlu dilengkapi," pungkas Faisal yang juga alumni FH UMP Palembang. (fiz)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved