Breaking News:

Berita Palembang

Setiap Hari 40-50 Surat Tilang Dikirim ke Alamat Pelanggar Lalu Lintas

Setiap hari 40-50 surat pemberitahuan tilang elektronik diantar ke alamat pelanggar lalu lintas.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/HARTATI
Kamera tilang elektronik di Jalan Raya Sukamto, ada sembilan lokasi kamera tilang elektronik di Palembang yang bisa memindai pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengguna jalan, Jumat (14/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Setiap hari 40-50 surat pemberitahuan tilang elektronik diantar ke alamat pelanggar lalu lintas.

Executive Manager PT POS Indonesia Kantor Cabang Utama Palembang, Yessi Agustianti MM melalui tim penjualan Paridu mengatakan surat tilang elektronik ini diantar sejak 3 Januari lalu ke alamat pelanggar lalu lintas.

Mekanismenya biasanya surat tilang siap dikirim dari Dirlantas pada pukul 15.00 setiap hari. Kemudian surat di pickup oleh petugas pos dan didrop ke Kantor Pos Cabang Utama Merdeka.

Kemudian nanti surat tilang akan dipilah sesuai wilayah mana yang akan dikirim.

"Hingga sekarang sebagai besar alamat pengiriman masih di Palembang kalau luar kota cuma Indralaya atau Banyuasin saja," kata Paridu, Jumat (14/1/2022).

Dia mengatakan selama ini tidak ada kendala berarti mengantar surat tilang elektronik ini. Tidak ada penerima surat yang marah atau berbuat anarkis karena tidak terima kena tilang secara elektronik.

"Biasanya cuma kendala alamat tidak jelas saja misalnya cuma nama jalan saja tidak ada nomor rumah, RT atau RW juga nomor telpon jadi alamatnya buntung," ujar Paridu.

Jika menemukan surat dengan alamat tidak lengkap seperti itu maka petugas pos akan mengembalikan lagi surat ke polisi untuk disampaikan bahwa alamat tidak bisa ditemukan. Tindakan selanjutnya diserahkan sepenuhnya pada kepolisian.

Kasus semacam ini dikatakan Paridu sedikit tidak banyak. Paling ada satu atau dua saja. Selebihnya semua lancar tidak ada kendala.

Baca juga: IRT di Banyuasin Nekat Edarkan Narkoba, Teruskan Bisnis Suami yang Masuk Penjara 4 Bulan Lalu

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved