Breaking News:

Berita Musi Rawas

Curah Hujan Tinggi, BPBD Musi Rawas Imbau Warga Waspada Banjir

BPBD Musi Rawas mengingatkan agar warga mewaspadai banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Beberapa hari terakhir curah hujan cukup tinggi.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/AHMAD FAROZI
Kasi Logistik Kedaruratan BPBD Musi Rawas, Eko Sepriwan mengingatkan agar warga mewaspadai banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas mengingatkan agar warga mewaspadai banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Hal ini didasarkan beberapa hari terakhir curah hujan mengguyur Musi Rawas intensitasnya memang cukup tinggi.

Di antara sejumlah wilayah yang diwaspadai di Daerah Aliran Sungai (DAS) atau di wilayah-wilayah masuk kategori rawan banjir seperti Muara Kelingi, Muara Lakitan, BTS Ulu, Megang Sakti dan beberapa wilayah lainnya.

"Memang benar saat ini intensitas hujan sedang meningkat. Utamanya di bulan Januari, Februari sampai Maret. Karena itu warga diimbau agar tetap waspada terhadap banjir," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Musi Rawas, Darsan melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Eko Sepriwan, Rabu (12/1/2022).

Namun kata Eko Sepriwan, kendati saat ini curah hujan meningkat, namun sampai sejauh ini belum ada laporan terkait banjir dalam skala besar. Dari pantauan lapangan, hanya ada beberapa lokasi yang tergenang karena diguyur hujan cukup lama dan ada saluran atau selokan dipemukiman masyarakat atau perkampungan yang tersumbat. Sehingga mengakibatkan genangan air dibeberapa titik lokasi.

"Sampai saat ini, kami belum menerima laporan adanya lokasi terdampak banjir. Sedangkan genangan air memang sekarang karena curah hujan cukup lama sedangkan selokan diperkampungan atau pemukiman banyak tersumbat sehingga terjadi genangan," ujarnya.

Adapun lokasi yang terpantau terjadinya genangan air akibat curah hujan tinggi sampai sejauh ini ada dibeberapa titik. Seperti kemarin terpantau di SD3 Muara Beliti dan sebagian ada diwilayah Kecamatan Megang Sakti. "Kalau kemarin kami pantau di SD3 Muara Beliti, sebagian ada di Megang Sakti," katanya. (sp/ahmad farozi)

Baca juga: Dua Bulan Lebih Nol Kasus Covid-19 di Muratara, Pemkab Antisipasi Omicron

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved