Breaking News:

Berita Muara Enim

Sistem Buka Tutup, Jalan Lintas Muara Enim-Baturaja Kembali Bisa Dilintasi

Jalan lintas tengah Muara Enim- Baturaja OKU di Desa Kaban Agung Muara Enim kembali dapat dilintasi pasca ambles pada Minggu (9/1/2021).

SRIPOKU/ARDANI
Jalan Lintas Muara Enim-Baturaja di Desa Keban Agung Muara Enim yang sempat ambles kembali dapat dilintasi kendaraan, Selasa (11/1/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM,- Sempat ditutup karena ambles, Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) akhirnya sudah bisa dilintasi kembali.

Namun Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel harus menggunakan sistem buka tutup karena jalan yang ditimbun baru selesai sebelah dan masih perlu pemadatan di Jalintengsum jalur Muara Enim-Baturaja tepatnya di Dusun II, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Selasa (11/1/2021).

Dari informasi yang dihimpun, Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel, setelah melakukan penutupan total Jalintengsum, dan bekerja siang dan malam, akhirnya Jalintengsum sudah bisa digunakan kembali meski harus menggunakan sistem buka tutup sebab jalan yang baru selesai baru sebelah.

Dibukanya jalan tersebut selain supaya kendaraan bisa melintas kembali, juga untuk proses pemadatan jalan. 

"Ya, dari pagi tadi kendaraan sudah bisa melintas kembali meski harus antrian," kata Jalil Selaku Pengawas PPK 2.1 Muara Enim-Sugihwaras Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel.

Menurut Jalil, setelah siang dan malam melakukan perbaikan, akhirnya jalan yang sebelumnya di tutup total sudah bisa kembali digunakan dengan sistem buka tutup yakni kendaraan yang melintas harus bergantian sebab jalan yang selesai dikerjakan baru sebelah.

Dan saat ini, sedang proses penimbunan dan pemadatan.

"Kita timbun semeter-semeter baru dipadati sehingga nanti jalannya benar-benar padat, bukan ditimbun dulu baru dipadati. Harus bertahap sehingga hasilnya maksimal," jelasnya.

Masih dikatakan Jalil, sekarang pihaknya sedang melakukan pekerjaan penimbunan di sebelahnya, dan diperkirakan beberapa hari kedepan jalan sudah normal kembali digunakan dua jalur sekaligus.

Dan setelah itu, kita akan menunggu proses pemadatan dahulu sekitar 1-2 bulan, setelah itu barulah jalan tersebut akan dilapisi dengan aspal.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved