Breaking News:

Berita Palembang

Pemkot Palembang Pinjam Dana Rp 112 Miliar ke PT SMI, Bangun Infrastruktur hingga Kesehatan

Pengajuan peminjaman dana dari Pemerintah Kota Palembang Rp 112 Miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) tengah dalam proses pencairan.

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/ Linda Trisnawati
Sekda Kota Palembang Ratu Dewa menuturkan Pemerintah Kota Palembang meminjam dana Rp 112 miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk kebutuhan pembangunan di Kota Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang meminjam dana Rp 112 miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk kebutuhan pembangunan di Kota Palembang.

Pinjaman tersebut saat ini tengah dalam proses pencairan.

Dana sebesar Rp 112 miliar akan segera dimiliki Pemkot sebagai bentuk pinjaman untuk kebutuhan pembangunan Kota Palembang.

"Ya, pinjaman dari PT SMI sebesar Rp112 miliar masih menunggu proses pencairan. Untuk pembangunan infrastruktur sesuai dengan pengajuan awal," katanya, Selasa (11/1/2022).

Kata Dewa, pinjaman itu sudah diajukan untuk tahun 2021 lalu tetapi karena perjanjian akhir 30 Desember maka dana itu akan cair pada Januari 2022.

"Jadi dana ini baru cair tahun ini dan kita masih menunggu proses pencairannya," ungkap dia.

Dewa mengatakan awalnya Pemkot Palembang mengajukan pinjaman pada SMI 2021 lalu Rp116 miliar. Namun setelah dievaluasi oleh PT SMI, disetujui Rp112 miliar. Pembayaran hutang dilakukan secara cicilan setiap bulan.

"Setiap bulan yang harus dibayarkan Pemkot sebesar Rp3 miliar," katanya.

Peruntukannya, yakni didominasi untuk Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PeraKP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

"Tidak boleh di luar dari pengajuan awal, harus sesuai," katanya.

Dewa membeberkan alasan pemkot lebih memilih meminjam pada SMI karena pemberian bunga pinjaman yang lebih rendah dibandingkan perbankan. Pinjaman dengan tenor 3 tahun/ 36 bulan ini diberi bunga 5,3%.

"Sedangkan pinjaman dengan bank bunganya sekitar 12%, pinjaman ini juga karena pendapatan daerah tidak tercapai sehingga perlu untuk membantu pembangunan kota Palembang," tegasnya.

Baca juga: Ibu dan Anak di Sukarami Palembang Disiram Air Keras, Polisi Kejar Suami Siri Korban

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved