Breaking News:

Berita Palembang

KPK Kembali Periksa Saksi Dugaan Korupsi Dinas PUPR Musi Banyuasin

Penyidik KPK terus memeriksa dan meminta keterangan sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa Dinas PUPR Muba.

Tribunnews/ Ilham Rian
Juru Bicara KPK Ali Fikri menuturkan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memeriksa dan meminta keterangan sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memeriksa dan meminta keterangan sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin.

Seperti diketahui dalam kasus ini KPK juga turut menjadikan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka.

Juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakanpenyidik kembali memeriksa satu saksi dalam kasus ini.

"Pemeriksaan tersebut dilakukan di Satbrimobda Sumsel," ujarnya, Selasa (11/1/2022).

Disebutkan, saksi yang diperiksa tersebut adalah Fran Gustian, ASN dan menjabat Kepala Seksi Penanggulangan Darurat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Musi Banyuasin.

Ali berujar, dihari sebelumnya penyidik KPK juga sudah memeriksa Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin yang statusnya sudah resmi sebagai tersangka.

"Dilakukan pendalaman keterangan antara lain terkait dengan uang tunai sejumlah Rp1,5 Miliar yang diduga dibawa oleh Tersangka saat dilakukan tangkap tangan," ucapnya.

Diketahui, KPK menetapkan Bupati Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin,
Sabtu (16/10/2021).

Bersamanya turut tetapkan sejumlah pejabat di kabupaten Muba serta pihak swasta sebagai tersangka.

Mereka adalah:
Herman Mayori (Kadis PUPR Kabupaten Musi Banyuasin),
Eddi Umari (Kabid SDA / PPK Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin),
Suhandy (Swasta Direktur PT Selaras Simpati Nusantara)
Irfan (Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten
Banyuasin) Mursyid (Ajudan Bupati),
Badruzzaman (Staf Ahli Bupati) serta
Ach Fadly (Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR).

Baca juga: Viral di Medsos, Foto Buaya 4 Meter Berenang di Perairan Rawa Tanjung Atap-Tanjung Batu OI

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved