Breaking News:

Berita Kriminal Palembang

Ibu dan Anak di Sukarami Palembang Disiram Air Keras, Polisi Kejar Suami Siri Korban

Kasus penyiraman air keras dialami Susanti Hariyani (30) dan anaknya, DA (7) masih terus diselidiki aparat kepolisian Polsekta Sukarami Palembang.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Susanti (30) korban penyiraman keras oleh suami siri kini harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka bakar yang dialaminya, Selasa (11/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus penyiraman air keras yang dialami Susanti Hariyani (30) dan anaknya, DA (7) masih terus diselidiki aparat kepolisian Polsekta Sukarami Palembang.

Diketahui, tindak penyiraman air keras itu diduga dilakukan MYE (45) yang tak lain suami siri korban lantaran kecewa ajakan untuk rujuk selalu ditolak.

Kapolsek Sukarami, Kompol Budi Hartono Sutrisno melalui Kanit Reskrim, Iptu Deni Irawan mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan saksi dan kini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Untuk saksi dua orang sudah kita periksa dan pelaku masih dalam pengejaran Tim Buser Polsek Sukarami," ujarnya, Selasa (11/1/2022).

Lanjut dikatakan, anggota Polsek Sukarami juga telah mendatangi sejumlah tempat yang diduga jadi lokasi persembunyian pelaku.

"Dari beberapa tempat yg didatangi pelaku, sampai saat ini keberadaannya belum ditemukan. Tapi tim akan terus melakukan pengejaran hingga pelaku bisa ditangkap," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, menolak untuk rujuk, Susanti Hariyani (30) mengalami luka bakar di tubuh sampai ke wajah akibat disiram air keras oleh suami sirinya.

Tak sendiri, anak korban yang masih berusia tujuh tahun berinisial DA juga mengalami luka bakar tepat di bagian wajah lantaran ikut terkena siraman air keras oleh pelaku.

"Waktu kejadian, anak saya persis di sebelah badan saya makanya ikut kena. Sebenarnya saya nikah siri sama dia (pelaku), kami tidak punya anak. Ini anak sama suami saya sebelumnya," kata Susanti yang dihubungi melalui sambungan telepon karena masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Senin (10/1/2022).

Susanti menyebut, perbuatan itu dilakukan oleh suami sirinya, MYE (45) yang saat angkutan Transmusi masih beroperasi, menempati posisi sebagai sopir.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved