Breaking News:

H Husni Mertua Gubernur Sumsel Meninggal

Deru Belajar Birokrasi ke H Husni, 'Saya Jadi Gubernur Dia Bahagia, Papa Selalu Berdoa untuk Saya'

Gubernur Sumsel H Herman Deru bercerita tentang sosok almarhum H Husni bin Zainal orang tua dari Febrita Lustia Herman Deru atau ayah mertuanya.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Gubernur Sumsel Herman Deru menceritakan sosok ayah mertuanya H Husni yang juga Mantan Walikota Palembang dua periode ketika diwawancarai di Rumah Duka Jalan Srigunting nomor 6 Komplek PCK Kel 9 Ilir, Selasa (11/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bercerita tentang sosok almarhum H Husni bin Zainal orang tua dari Febrita Lustia Herman Deru atau mertua Gubernur Sumsel Herman Deru.

"Saya merasa di keluarga ini saya yang paling dekat dengan beliau. Saya sudah dianggap seperti anak," kata Deru saat bercerita di Rumah Duka Jalan Srigunting nomor 6 Komplek PCK Kel 9 Ilir, Selasa (11/1/2022).

Menurut Deru, mulai dari urusan adik-adik sekolah dia dijadikan orang yang diminta second opini, dimintai berpendapat tentang si A dan si B yang akan diangkat.

"Jadi tangapan saya sebagai second opini dalam keputusannya di jabatannnya. Bahkan dengan sopir pun ia suka minta pendapat juga," ungkapnya.

Menurutnya, beliau ini jadi walikota dengan empat presiden yaitu mulai presiden Soeharto pada 1993, lalu Habibie, Abdurrahman Wahid (Gusdur) dan Megawati jadi begitu banyak pengalamannya.

"Beliau birokrat tulen dan sayang anak. Dulu enam bulan saya jadi Bupati kalau mau disposisi yang strategis saya telepon beliau. Saya waktu itu minim pengalaman jadi Bupati, maka selama enam bulan itu saya sering diskusi dengan dia," bebernya

Deru melanjutkan ceritanya, beliau pensiun 2003 dan di 2005 Deru jadi Bupati. Deru banyak belajar langsung dari beliau. Belajar birokrasi dari beliau dan belajar di lapangan dari ayahnya.

"Saya jadi gubernur dia bahagia. Papa selalu berdoa untuk saya," katanya.

Sementara itu Deru melanjutkan ceritanya tentang Husni, saat di Belitung Husni sering menginap di rumahnya. Waktu itu ia belum kenal dengan Febi.

"Cerita ayah saya, saat mempersiapkan kedatangan Presiden Soeharto 1981, orang tua saya terbangun dan bercerita ke beliau. Kakak kita berbesanan be, dan itu terjadi di 4 tahun kemudian baru beneran jadi besan," cetusnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved