Breaking News:

Berita Empat Lawang

Asal Usul Nama Air Terjun Durian di Empat Lawang, Air Miliki Kandungan Belerang

Cughop Degian (Air Terjun Durian) berada di Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/SAHRI
Wisata Cughop Degian (Air Terjun Durian) yang terletak di dalam Bukit Barisan yang ada Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, Empat Lawang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Kabupaten Empat Lawang dialiri oleh begitu banyak sungai, dimana dari sungai-sungai ada saja ditemui air terjun yang unik dan indah.

Satu diantaranya Air Terjun Durian atau dalam Bahasa Suku Lintang yang ada di Kabupaten Empat Lawang disebut Cuhghop Degian.

Cughop atau air terjun ini terketak diantara hijaunya deretan Bukit Barisan yang melintasi Empat Lawang, tidak jauh dari sini juga para pengunjung bisa melihat langsung megahnya Gunung Dempo.

Selain itu pengunjung juga akan disiguhi rimbunnya pepohonan dan sejuknya udara khas hutan hujan tropis, perkebunan sayur mayur yang tertata rapi dan luasnya perkebunan kopi robusta yang merupakan komoditas utama masyarakat Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Hal yang membuat Air Terjun Durian ini unik adalah adanya campuran air belerang atau sulfur dari Gunung Dempo.

Sehingga jika airnya dirasakan atau berkumur-kumur akan terasa pahit keasaman dan jika terkena mata secara akan terasa perih.

Batu-batu cadas yang terpahat secara alami yang ada dj air terjun ini menambah nilai estetika alam dan eksotisme pemandangan bagi wisatawan yang akan berkunjung.

Air Terjun ini merupakan salah satu rangkaian Air Terjun dari aliran Sungai Deghian yang berada di Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang.

"Asal usul dinamakan Air Terjun (Cughop) Ayek Deghian dikarenakan warna air yang terdapat di dalam air terjun ini sangatlah jernih seperti warna air di dalam kulit buah durian," kata Hady Kemas, Pengelola Desa Wisata Sawah, Selasa (11/01/2022).

Sambungnya di Empat Lawang supaya orang yang makan buah durian tidak mengalami mabuk durian maka bisa menuangkan air putih (air mineral) ke dalam kulit buah durian.

"Air yang dituangkan ke dalam kulit buah durian akan berwarna putih jernih atau bening, nah seperti itulah jernihnya air yang terdapat di dalam aliran Cughop Deghian," jelasnya.

Untuk Jarak tempuh dari Desa Sawah (Jalan lintas Kepahiang-Pagar Alam) ke lokasi Air Terjun Durian, membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit.

Baca juga: Mengenal Cughop Ayek Degian, Air Terjun 6 Tingkat di Desa Sawah Empat Lawang

Akses menuju ke lokasi wisata tersebut terbilang cukup mudah karena bisa ditempuh dengan menggunakan bus, sepeda motor atau mobil.

"Dari Desa Sawah kita bisa memarkir kendaraan roda empat atau bus di Talang (Sub Dusun) Kelop dan bisa memarkir kendaraan roda dua di dekat lokasi Air Terjun," tambahnya.

Kandungan sulfur atau belerang yang terdapat pada air terjun ini juga dipercaya oleh masyarakat setempat bisa mengobati berbagai macam penyakit kulit.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved