Breaking News:

Berita Pemprov Sumsel

Presiden Jokowi Segera Ground Breaking Industri Hilirisasi Batubara-DME, Sumsel Pertama di Indonesia

Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia sebut Sumsel tepat untuk dijadikan proyek hilirisasi Batubara

Humas Pemprov Sumsel
Rapat Koordinasi bersama Gubernur Provinsi Sumsel H Herman Deru dan Direktur Utama PT Bukit Asam di Hotel Santika Premiere, Senin (10/1/2021) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sangat tepat untuk dijadikan proyek hilirisasi pertambangan batu bara.

Dimana saat ini Pemerintah Pusat bersama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Pertamina akan mengolah batu bara berkalori rendah menjadi Dimethyl Ether (DME) untuk menggantikan Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Koordinasi bersama Gubernur Provinsi Sumsel H Herman Deru dan Direktur Utama PT Bukit Asam di Hotel Santika Premiere, Senin (10/1/2021) siang.

Menurut Bahlil hilirisasi ini menjadi sektor prioritas, karena Pemerintah berupaya untuk mengurangi subsidi LPG. Untuk itu, Bahlil mengatakan jika proyek ini berhasil, Provinsi Sumsel akan menjadi daerah pertama di Indonesia untuk industri hilirisasi batu bara low kalori.

“Kita berfikir untuk memanfaatkan dari batu bara low kalori ini, dengan kolaborasi PT Bukit Asam, Pertamina, dan Air Products. Hari ini saya datang untuk memastikan sebenarnya terkait persiapannya karena ini pertama di Indonesia," Katanya

Menteri Investasi RI/Ka. BKPM, Bahlil Lahadalia optimis menargetkan Proyek hilirisasi batu bara coal to DME tersebut akan selesai dalam kurun waktu 30 bulan setelah ground breaking.

"Sama-sama kita sepakati tanggal 26 Januari ini kita ground breaking bersama presiden memang targetnya ini harus cepat terealisasi, kalau bisa 30 bulan ini selesai kalau memang bisa kurang dari itu lebih bagus lagi," pungkasnya.

Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru terus konsisten, satu presepsi dengan jajaran PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Pertamina untuk segera merealisasikan proyek hilirisasi batu bara Coal to DME yang berada di Tanjung Enim Sumsel.

Sebagai salah satu proyek strategis nasional, Dimethyl Ether (DME) akan menjadi salah satu energi alternatif sebagai subsitusi untuk menekan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG).

"Sebagai salah satu daerah yang mempunyai potensi batu bara yang besar, disini kami bersama yang lainnya akan satu presepsi tentunya untuk membuat proyek ini akan secepatnya bisa dirasakan masyarakat," ungkap Herman Deru

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved