Breaking News:

Berita Muara Enim

Perbaikan Titik Ambles di Jalintengsum Muara Enim-Baturaja Diprediksi 3 Hari

Pebaikan Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) yang ambles pada Minggu (9/1/2022) dini hari mulai dilakukan Balai Besar

SRIPOKU/ARDANI
Perbaikan Jalan lintas Tengah Sumatera (jalintengsum) Muara Enim-Baturaja di Desa Keban Agung Lawang Kidul Muara Enim yang ambles,Senin (10/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM,-Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel akhirnya menutup total untuk mempercepat dan memudahkan pekerjaan perbaikan Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) ambles di Dusun II, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Senin (10/1/2021).

Dari informasi yang dihimpun, Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel, melakukan penutupan total Jalintengsum untuk mempermudah pekerjaan perbaikan.

Tampak beberapa alat berat dan pekerja terlihat sedang bekerja dan sebagian petugas seperti Polantas, Dishub dan Satpol PP masih terlihat mengatur dan mengalihkan arus lalulintas untuk kendaraan roda dua dan empat jenis minibus melalui jalan pemukiman jalur alternatif BTN Air Paku-Baralestari.

Namun jalan alternatif itu hanya dilalui oleh kendaraan kecil sebab lebar jalan hanya sekitar 4 meter sehingga untuk kendaraan tonase tinggi dan besar dipastikan tidak akan bisa melaluinya sehingga kendaraan besar bus, tronton, truk harus memutar balik arah melalui Simpang Meo - Baturaja- Prabumulih dan sebaliknya.

"Ya, hari ini kita tutup jalan total untuk mempercepat perbaikan jalan," kata Jalil Selaku Pengawas PPK 2.1 Muara Enim-Sugihwaras Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel.

Menurut Jalil, penutupan jalan tersebut direncanakan 2-3 hari kedepan, tergantung kondisi cuaca.

Namun saat ini, pihaknya sudah mulai memasang gorong-gorong ukuran diameter 1 meter dengan panjang 2 meter, menyamakan dengan ukuran gorong-gorong sebelumnya.

Setelah itu akan ditimbun dengan material sehingga dalam waktu 2-3 hari, jalur tersebut sudah bisa dibuka kembali. 

Dan selama penutupan, lanjut Jalil, untuk kendaraan roda dua dan empat jenis minibus bisa menggunakan jalur alternatif melalui pemukiman BTN Air Paku, sedangkan untuk kendaraan besar harus melewati jalur Simpang Meo-Baturaja-Prabumulih, begitupun sebaliknya, sebab dijalur ini belum ada jalan alternatif yang memadai untuk kedaraan besar tersebut.

"Kami harap bersabar, sebab akan kami kebut secepatnya selesai," ujarnya.

Baca juga: Peroleh Hidayah, Keluarga Ungkap Hari-hari akhir Wabup OKU Johan Anuar Sebelum Meninggal

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa akibat diguyur hujan deras yang cukup lama di wilayah Kabupaten Muara Enim, membuat ruas badan Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) ambles.

Akibatnya, akses jalan nasional yang menghubungkan Muara Enim -Baturaja tepatnya di Dusun II, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, sempat putus total sekitar 10 jam,  Minggu (9/1/2022) pukul 01.00 dini hari. (SP/ARDANI)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved