Breaking News:

Berita Banyuasin

Lahan di Desa Gelebak Banyuasin Disulap Jadi Kawasan Agrowisata Teknologi, Sebelumnya Rawan Karhutla

Lahan seluas 33 hektare di Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, disulap menjadi area agrowisata dan teknologi.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Danrem 044 Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika dan Bupati Banyuasin H Askolani Jasi saat panen sayur di area agro wisata Tekno 44 di Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Sabtu (8/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Lahan seluas 33 hektare yang sangat rawan akan terjadi karhutla di musim kemarau yang berada di Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, disulap menjadi area agrowisata dan teknologi.

Inisiatif ini muncul dari Danrem 044 Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika yang mengajak Bupati Banyuasin H Askolani Jasi dan pemerintah desa, agar menyulap lahan yang rawan terjadi karhutla menjadi area wisata yang bermanfaat.

Saat ini, area Agro Wisata Tekno 44 masih dalam masa tahap perampungan. Lahan seluas 33 hektare ini, di tata sedemikian rupa dengan tetap mengedepankan kealamian alam.

Berbagai jenis sayuran juga ditanam di tempat wisata ini. Selain itu, ada juga peternakan, kolam ikan, tempat olahraga dan juga fasilitas lainnya. Suasana juga dikedepankan di tempat ini. Sehingga, terasa sangat nyaman dan santai ketika berada di tempat ini.

Danrem 044 Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika menuturkan, lahan seluas 33 hektare yang telah diubah menjadi tempat agro wisata dan teknologi ini sebagai upaya dari Korem 044 Gapo untuk solusi permanen dalam penanggulangan karhutla.

"Sini dibuat agro wisata Tekno 44, jadi ada wisatanya, teknologinya. Sedangkan untuk 44, ini Korem 44 nya. Kedepannya, ini akan menjadi ikon tidak hanya di desa Gelebak Dalam dan Banyuasin, bahkan bisa jadi ikon untuk Sumsel," ujar Danrem, Sabtu (8/1/2022).

Menurut Danrem, di tempat ini juga terbilang lengkap baik untuk edukasi, wisata dan juga teknologi. Sehingga, tidak salah kedepannya akan menjadi ikon di wilayah Banyuasin.

"Nanti akan di lauching KASAD pada bulan Febuari mendatang. Setelah di lauching, baru dibuka untuk umum dan tarifnya akan disesuaikan. Pastinya tarif yang dipatok murah meriah," pungkas Danrem.

Dalam kegiatan ini pula, diberikan akses internet bagi dua sekolah dasar di desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin.

Bupati Banyuasin H Askolani Jasi menurutkan, dengan adanya area agro wisata Tekno 44 ini bisa mengangkat nama desa Gebelek Dalam. Selain itu, bisa menjadi ikon tidak hanya di desa tersebut tetapi juga ikon untuk wilayah Banyuasin bahkan Sumsel.

"Pemkab Banyuasin sangat terbantu dan sangat berpotensi untuk wisata. Pemkab akan mendukung ide yang diaplikasi Danrem ini," kata Askolani.

Lanjut orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung ini juga, di area agro wisata ini juga mendukung 12 program dari Pemkab Banyuasin. Karena, ada lima program dari Pemkab Banyuasin yang diimplementasikan di area agro wisata Tekno 44.

"Untuk mendukung ini juga, Pemkab Banyuasin siap mensupport sesuai dengan kemampuan anggaran dari Pemkab Banyuasin," pungkasnya.

Baca juga: Sebagian Walisiswa Pilih Tak Mau Setujui Surat Vaksinasi, Padahal Sekolah Sudah Sosialisasi

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved