Breaking News:

Berita Prabumulih

Dihuni 512 Napi Dari Seharusnya 193, Rutan Prabumulih Tingkatkan Pengamanan, Tambah Regu Pengaman

Mengantisipasi napi kabur, Rutan Kelas IIB Prabumulih terus meningkatkan pengamanan. Saat ini ada 512 napi di Rutan Prabumulih dari seharusnya 193.

Penulis: Edison | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EDISON
Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, David Rosehan meninjau sekeliling pengamanan rutan, Jumat (7/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Mengantisipasi warga binaan atau narapidana kabur seperti di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Empat Lawang, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih terus meningkatkan pengamanan di lingkungan Rutan.

Saat ini ada 512 napi di Rutan Prabumulih over kapasitas dari seharusnya 193 orang.

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, sebanyak sekitar 6 pos menara jaga selalu standby diisi petugas berjaga dan terdapat belasan CCTV selalu aktif 24 jam memantau berbagai sudut di Rutan.

Tidak hanya itu petugas jaga di pintu depan juga ketat memeriksa pengunjung masuk dan barang titipan keluarga untuk para warga binaan di dalam Rutan.

Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih David Rosehan Amd IP SH mengungkapkan pihaknya melakukan berbagai upaya untuk pengamanan sehingga tahanan tidak kabur.

"Kami telah melakukan deteksi dini sesuai dengan perintah direktorat pemasyarakatan, kami tingkatkan kewaspadaan, kontrol pintu-pintu, mendeteksi jam rawan dan napi yang berpeluang kabur," ungkap David ketika diwawancarai pada Jumat (7/1/2022).

David menjelaskan, pihaknya juga menambah jumlah regu pengaman dan petugas jaga yang masih belum ideal sehingga pengaman yang bertugas selama 24 jam secara bergantian.

"Pos-pos juga kita selalu aktifkan diisi petugas untuk berjaga memantau empat sisi Rutan, dan staf juga kita minta backup untuk membantu pengamanan," tuturnya.

Untuk membantu pengawasan, Rutan Kelas IIB Prabumulih juga telah dilengkapi 16 titik kamera CCTV yang dipasang di sejumlah titik rawan dan seluruhnya aktif. "Berbagai sudut ada seperti di pintu masuk dan lainnya," katanya.

Rutan Kelas IIB Prabumulih juga tetap memberlakukan penggeledahan kepada setiap tamu yang hendak keluar dan masuk ke dalam lapas untuk menghindari berbagai kejadian yang tak diinginkan.

"Kita juga terus lakukan pembinaan soal mental keagamaan seperti kegiatan sholat dan mengaji. Sehingga mereka sadar, karena kalau kabur pasti hukuman makin bertambah dan pasti dapat," bebernya.

Disinggung mengenai kapasitas Rutan, David mengaku saat ini sudah melebihi kapasitas dimana semestinya hanya untuk 193 warga binaan namun sekarang berisi 512 orang.

"Kita sudah over, seharusnya satu orang warga binaan mendapat ruang gerak minimal 5,4 meter persegi. Namun saat ini ya tidak bisa karena over kapasitas," ujarnya seraya mengatakan semestinya dipindah namun di tempat lain juga over kapasitas.

Baca juga: 48 Jam Pencarian, Bocah Tengelam di Betung Banyuasin Ditemukan Meninggal Dunia

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved