Berita Banyuasin

Awalnya Takut Divaksin, Wanita di Banyuasin Ini Kaget Rasanya, 'Ternyata Tak Sesakit Malam Pertama'

"Sudah ya. Wah katanya disuntik itu sakit. Ternyata suntik vaksin itu, tidak sesakit suntikan malam pertama," katanya spontan, Jumat (24/12/2021).

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
Seorang perempuan warga Desa Teluk Payo Kecamatan Sungsang Banyuasin suntik vaksin yang dilaksanakan BIN Daerah Sumsel, Jumat (24/12/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Seorang perempuan yang mengikuti suntik vaksin dari Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Sumsel, sempat mengaku ketakutan dengan jarum suntik yang dilihatnya.

Perempuan ini, secara spontan bertanya kepada dokter yang akan menyuntiknya.

Sang dokter, memberikan pengertian kepada warga Desa Teluk Payo Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin bila suntik vaksin itu tidak sakit sama sekali.

Saat sang dokter siap-siap menyuntikan vaksin ke lengan kiri, si perempuan tersebut spontan memejankan matanya dengan wajah meringis.

Tak lama berselang, sang dokter mengungkapkan bila sudah selesai menyuntikkan vaksinnya.

"Sudah selesai bu," kata sang dokter.

"Sudah ya. Wah katanya disuntik itu sakit. Ternyata suntik vaksin itu, tidak sesakit suntikan malam pertama," katanya spontan, Jumat (24/12/2021).

Perkataan ini, spontan pula membuat tenaga medis yang ada di dalam ruangan tertawa.

Si perempuan juga ikut tertawa, dengan ucapan yang baru saja dilontarkannya.

Usai menyuntikan vaksin, sang dokter mengungkapkan tidak ada efek apa pun.

Hanya lengan akan mengalami pegal, lantaran suntikan yang diberikan.

"Oh cuma itu ya dok. Ya kalau pegal, sudah itu juga lemas," kata si perempuan yang usianya sekitar 40 tahunan tersebut.

Celetohen perempuan tersebut, kembali membuat seisi ruangan kembali riuh.

Usai disuntik, si perempuan juga sempat mengungkapkan untuk meminta suaminya agar segera disuntik vaksin.

Sedangkan, Kepala Ops BIN Daerah Sumsel wilayah Banyuasin Mayor Inf Mulyawan menuturkan, BIN Daerah Sumsel ikut turun tangan untuk percepatan pelaksanaan vaksin di wilayah pelosok dan perairan.

Sehingga, target vaksin 70 persen untuk wilayah Banyuasin akhir Desember ini segera tercapai.

"Kami melaksanakan vaksinasi di dua tempat, pertama di Desa Teluk Payo ini dengan sasaran sebanyak 1.000 vaksin. Satu lagi di kecamatan Tanjung Lago sebanyak 600 vaksin," katanya.

Lanjutnya, BIN Daerah Sumsel wilayah Banyuasin setiap hari terus melakukan vaksin terhadap masyarakat bekerjasama dengan puskesmas setempat.

"Kendalanya kalau di pelosok ini,  sinyal internet, jadi dicatat dahulu secara manual. Nanti, baru didata kembali dan sertifikat vaksin baru dicetak dan diberikan kepada masyarakat," pungkasnya.

 


  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved