Songket Diakui Warisan Malaysia

Songket Palembang Terdaftar di Unesco Sejak 2013, Penjelasan Pecinta Kain Tradisional Palembang

Kain songket selama inj juga sudah terdaftar di Unesco sejak 2013 lalu, sehingga semua tahu bahwa songket adalah warisan budayanya Palembang, Sumsel.

TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO
Ilustrasi kain songket Palembang. Viral songket diakui warisan Malaysia oleh Unesco, Seniman Tari dan Pelestari Kain Palembang, Mirza Indah Dewi, S.Pd mengungkapkan sejak 2013 lalu songket Palembang juga sudah terdaftar di Unesco. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Viral di media sosial, kain songket Malaysia mendapatkan pengakuan dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (Unesco) sebagai Warisan Budaya tak Benda Kemanusiaan.

Reaksi beragam pun dilontarkan netizen Indonesia, khususnya Sumsel mengingat selama ini diketahui kain songket adalah kain tradisional khas Indonesia.

Seniman Tari , Penggiat/Pegiat Budaya /Pelestari Kain Palembang, Mirza Indah Dewi, S.Pd mengaku terkejut dengan adanya pengakuan Unesco tersebut, mengingat kain songket sudah diketahui adalah kain tradisional bangsa Indonesia termasuk Sumsel.

"Saya selaku pencinta kain tradisional Palembang sangat menyayangkan dan tidak menerima tindakan Malaysia yang dikabarkan sudah mendaftarkan songket sebagai Warisan Budaya ke Unesco," kata Mirza, Jumat (17/12/2021).

Diterangkan Mirza, kain songket selama inj juga sudah terdaftar di Unesco sejak 2013 lalu, sehingga semua tahu bahwa songket adalah warisan budayanya Palembang, Sumsel.

"Bahkan beberapa para sejarawan dan para peneliti sejarah songket, memperkirakan bahwa songket sendiri sudah ada sejak zaman Sriwijaya dan berkembang di masa Kesultanan Palembang Darussalam. Judul skripsi saya sendiri adalah Ragam Motif Songket pada Masa Kesultanan Palembang Darussalam, dikarenakan keluarga saya masih menyimpan koleksi songket ukuran ratusan tahun dan sudah 4 generasi," tandasnya.

Ditambahkannya, dengan merujuk pengakuan Unesco sejak 2013 lalu, pihaknya akan melihat putusan Unesco nanti dan berharap tetap ada di Indonesia khususnya Sumsel.

"Yang jelas songket sudah didaftarkan di Unesco tahun 2013 Melalui Disbudpar Provinsi Sumatera Selatan. Jadi, bukankah songket sudah terdaftar, jadi kita lihat saja hasil sidangnya," pungkasnya.

Baca juga: Viral Songket Diakui Warisan Malaysia oleh Unesco, Anggota Komisi X DPR RI Angkat Bicara

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved