Liga 2 Indonesia
Deretan Mantan Pelatih Timnas Indonesia yang Ada di Grup X Liga 2 Indonesia : RD Hingga Fakhri
Sejumlah eks pelatih Timnas Indonesia kini menangani tim kontestan Liga 2 2021 di babak 8 besar Grup X. Siapa saja mereka?
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Deretan Pelatih Timnas Indonesia di Liga 2 2021, Paling Banyak di Grup X.
Rangkaian pertandingan Liga 2 2021 telah memasuki babak perempat final.
Terdapat fakta menarik dalam perhelatan Liga 2 musim ini, yakni seluruh klub di grup X diisi oleh mantan pelatih Timnas Indonesia.
Tentunya, kehadiran eks pelatih Timnas Indonesia memberikan warna baru di Grup X, sekaligus menyajikan permainan menarik kepada penikmat olahraga si kulit bundar.
Lantas siapa saja mantan Pelatih Timnas Indonesia yang menangani tim-tim Liga 2 2021 di Grup X?
1. Nilmaizar (Sriwijaya FC)
Nilmaizar direkrut oleh manajemen terhitung sejak Maret 2021 lalu, untuk mengarungi Liga 2 2021.

Pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat ini pernah menangani Timnas Indonesia di tahun 2012-2013 lalu.
Juru taktik berusia 51 tahun itu mengisi kekosongan Pelatih Kepala di tim Laskar Wong Kito pasca ditinggal Budiardjo Thalib.
Baca juga: Persija Rekrut Mantan Pemain Sriwijaya FC, Ichsan Kurniawan Di Bursa Transfer Liga 1 Indonesia
Baca juga: Mantan Pemain Sriwijaya FC, Alfin Tuasalamony Bergabung Dengan RANS Cilegon FC di 8 Besar Liga 2
Baca juga: Lawan Berat Malaysia Menanti, Ini Hitung-hitungan Timnas indonesia Lolos ke Semifinal AFF 2020
2. Fakhri Husaini (Persiba Balikpapan)
Fakhri Husaini menggantikan Alfredo Vera yang hanya mampu membawa Persiba ke peringkat keempat dari enam peserta Grup D Liga 2.

Sebelumnya, Fakhri menangani tim PON Aceh yang menjadi runner-up di PON 2020 Papua.
Fakhri Husaini adalah pelatih yang identik menangani Timnas Indonesia kelompok usia.
Fakhri merupakan pelatih ketika Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018 di Gresik dan Sidoarjo.
Arsitek berusia 56 tahun itu juga mampu mengantar Timnas Indonesia U-19 lolos ke Piala Asia U-19 2020, namun turnamen itu dibatalkan akibat pandemi COVID-19.