Breaking News:

Berita Muratara

Wabup Inayatullah Lihat Langsung Puluhan ASN-TKS di Muratara Telat Ngantor

Wakil Bupati Musi Rawas Utara, Inayatullah turun langsung melakukan pemantauan kedisiplinan pegawai ASN di Kabupaten Muratara, Kamis Pagi

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Wakil Bupati Musi Rawas Utara, Inayatullah didampingi Plt Kasat Pol PP, Sumedi memberikan keterangan soal puluhan PNS-TKS yang terjaring telat ke kantor, Kamis (9/12/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Puluhan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terjaring telat ke kantor, Kamis (9/12/2021). 

Wakil Bupati Musi Rawas Utara, Inayatullah turun langsung bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pemantauan kedisiplinan pegawai.

Inspeksi dadakan (sidak) dilakukan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) sebelum kantor bupati, persisnya di depan SPBU Rupit. 

"Tadi kami ingin melihat langsung para pegawai (ASN-TKS) yang tidak disiplin, ternyata banyak juga, catatan kita lebih dari 40 orang yang telat," kata Wakil Bupati Inayatullah. 

Dia menjelaskan kegiatan ini merupakan upaya agar para ASN dan TKS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara meningkatkan kedisiplinan.

Para ASN dan TKS yang terjaring telat ke kantor akan dilakukan pembinaan dan evaluasi.

Inayatullah menegaskan tak segan memberi sanksi kepada pegawai yang tidak disiplin dan menganggap remeh etos kerja.

"Kedisiplinan harus ditingkatkan, masuk dan pulang kerja harus sesuai jadwal. Nanti kita evaluasi, ASN bisa dapat sanksi, kalau TKS tidak serius bekerja untuk apa kita pertahankan," tegasnya.

Sementara itu salah seorang TKS yang terjaring telat ke kantor mengungkapkan baru kali ini melakukan kesalahan tak disiplin dalam bekerja. 

"Baru inilah saya telat, biasanya saya datang pagi terus, sial saya hari ini kena sidak, tadi ada pekerjaan penting di rumah jadi ke kantornya agak kesiangan," katanya.

Baca juga: Penggerebekan Tambang Emas Ilegal di Sungai Tiku Muratara, 6 Orang Ditangkap, Ada Warga OKU Timur

Pegawai TKS lainnya mengaku telat ke kantor karena mengantuk lantaran mengerjakan tugas hingga larut malam.

Dia khawatir hilang konsentrasi saat berkendara ke kantor yang dapat mengakibatkan kecelakaan.

"Tadi saya tidur dulu habis salat Subuh, ngantuk berat, daripada nanti bahaya di jalan, jadi agak telat ke kantornya," kata dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved