Breaking News:

Berita Palembang

Seorang Pekerja Renovasi Kantor Gubernur Sumsel Jatuh dari Ketinggian 10 Meter, Kronologi Lengkap

Seorang pekerja bangunan di Kantor Gubernur Sumsel jatuh dari ketinggian 10 meter saat pemasangan ornamen bagian depan gedung, Kamis (9/12/2021).

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Satu pekerja bangunan di Kantor Gubernur Sumsel jatuh dari ketinggian 10 meter saat pemasangan ornamen di bagian depan Gedung yang ada di Jalan Kapten A Rivai, Kamis (9/12/2021).Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Pemprov Sumsel Sandi Fahlevi melalui Kasubag Gedung dan Pemeliharaan Gedung dan Peralatan Kantor Sarmedi menjelaskan kronologi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang pekerja bangunan di Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) jatuh dari ketinggian sekitar 10 meter saat pemasangan ornamen di bagian depan Gedung Kantor Gubernur Sumsel yang ada di Jalan Kapten A Rivai.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Melihat korban terjatuh, anggota Sat Pol PP dan kepolisian yang sedang berjaga di Kantor Gubernur turut membantu. Kemudian, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Charitas.

Terkait adanya insiden tersebut Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Pemprov Sumsel Sandi Fahlevi melalui Kasubag Gedung dan Pemeliharaan Gedung dan Peralatan Kantor Biro Umum Sarmedi, membenarkan kejadian tersebut berikut kronologinya. 

"Saat kejadian sekitar pukul 10.30 WIB dan saya sedang rapat. Berdasarkan informasi di lapangan pekerja tersebut sedang memasang ornamen di depan Kantor Gubernur Sumsel," kata Sarmedi saat di wawancarai di Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (9/12/2021).

Berdasarkan informasi menurut Sarmedi, pekerja tersebut sudah memakai APD dan setelah jatuh dilepas untuk memberikan pertolongan.

Pekerja tersebut merupakan pihak ketiga. Sebelum dan selama masa pengerjaan renovasi gedung pihak ketiga yang mendapat amanah sudah diingatkan untuk mematuhi K3 dan selalu diminta agar seluruh pekerja menggunakan APD.

"Seluruh pekerjaan sudah kita ingatkan agar pekerja menggunakan APD. Baik itu rompi, sepatu pengaman, tali pengaman, helm dan lain-lain. Bahkan untuk jaring pengaman dan rambu-rambu pekerjaan pun sudah dipasang," katanya.

Menurutnya, berkat APD tersebut lah telah melindungi pekerja sehingga tidak berakibat fatal. Pekerja yang jatuh tersebut sudah langsung dilarikan ke RS Charitas.

"Berdasarkan informasi pihak ketiga, korban luka ringan dan dan shock. Para pekerja juga sudah terlindungi oleh BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.

Menurutnya, setelah kejadian ini, pihaknya pun meminta agar pihak ketiga lebih meningkatkan safety agar tidak terjadi kembali kejadian serupa. Dan pekerjaan renovasi tetap berlanjut.

Pekerja ini merupakan salah satu pekerja dari CV Mulya Jaya, pihak ketiga yang digandeng Pemprov Sumsel untuk perbaikan dan renovasi gedung pemerintahan tersebut. Kini, pekerja yang belum diketahui identitasnya itu, sudah dilarikan dan dirawat di RS Charitas Palembang.

Baca juga: Temuan NIK Warga Palembang Dipakai WNA, Kemungkinan Ada Campur Tangan Hacker

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved