Breaking News:

Ubahlaku

Selain Gencar Serbuan Vaksin, Prokes Warga Sumsel Diminta Tak Mengendor Meski PPKM Level 3 Batal

Selain gencar serbuan vaksin, protokol kesehatan juga tetap diterapkan oleh masyarakat selama berada di luar rumah.

Penulis: indah permata | Editor: Siemen Martin
Tribun Sumsel
Gubernur Sumsel H. Herman Deru meninjau vaksinasi massal 

TRIBUNSUMSEL.COM - Warga kota Palembang yang telah mendapat vaksin dosis pertama telah mencapai 961.786 orang atau 77.51 persen per 6 Desember 2021.

Selain gencar serbuan vaksin, protokol kesehatan juga tetap diterapkan oleh masyarakat selama berada di luar rumah.

Meski pemerintah pusat membatalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia. Penanganan pencegahan Covid-19 tidak akan mengendor meski tanpa PPKM Level 3.

Sumsel akan bersiap dengan kebijakan sendiri, dan meyakini protokol kesehatan tetap menjadi patokan pencegahan pandemik.

"Tetap ingat prokes, dan kita juga harus terus mempercepat vaksinasi agar kekebalan komunal dapat tercipta," ungkap Gubernur Herman Deru.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Fery Yanuar mengatakan, pihaknya akan menunggu Surat Edaran (SE) baru dari pusat. Jika SE tersebut terbit, maka pihaknya bisa segera menentukan langkah selanjutnya.

"Kalau sebelumnya itu kita dapat Inmendagri, tapi untuk imbauan baru ini kita belum menerima pengganti. Kita masih tunggu, baru bisa berbicara banyak," ungkap dia.

Fery berharap masyarakat tetap menjaga prokes dengan disiplin tinggi, menerapkan 5M di mana pun dan apa pun kegiatannya.

"Kalau tidak penting, jangan ke mana-mana dan batasi mobilitas, terapkan 5M. Kalau tidak penting jangan ke mana-mana. Kalau mau jalan dengan prokes yang ketat, sehingga tidak tertular," jelasnya.

Seperti diketahui update data vaksinasi masyarakat Palembang yang sudah divaksin dosis satu sudah 77.51, sedangkan pada dosis dua sebanyak 59.79 persen.

Adapun masyarakat yang divaksin yakni dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia. Mereka adalah sasaran pada program vaksinasi tahap kedua.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved