Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Kemiskinan Meningkat, Wako Linggau Anggap Tak Separah Daerah Lain di Sumsel

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menanggapi data BPS Sumsel menyebutkan kemiskinan di Lubuklinggau tahun 2021 naik

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Wako Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe tanggapi naiknya kemiskinan di Lubuklinggau 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Pengentasan kemiskinan di Kota Lubuklinggau Sumatra Selatan (Sumsel) selama pandemi Covid-19 terus dilakukan.

Namun ternyata tingkat kemiskinan belum juga menunjukan penurunan yang signifikan akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel menyebutkan kemiskinan di Lubuklinggau tahun 2021 sebesar 13,3 persen.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan untuk tataran wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) Lubuklinggau berdasarkan angka IPN, pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan masih dalam kategori baik.

"Namun semua itu tidak terlalu jelek, IPM kita nomor dua setelah Palembang, pengangguran dan kemiskinan meningkat tapi tidak signifikan," kata wali kota Nanan pada wartawan, Minggu (4/12/2021).

Menurut Nanan, angka kemiskinan ini masih dalam kategori ambang wajar dan tapi tidak mengkhawatirkan seperti wilayah lain di Sumsel.

"Bahkan sampai sejauh ini kita ingin bertanya bagaimana kiat dari BPS kok menyatakan kalau kemiskinan Lubuklinggau meningkat," ungkapnya.

Nanan berseloroh masyarakat Lubuklinggau bila ditanya selalu ada kerjaaan, harusnya ketika ditanya (BPS) ketika ada yang melakukan survei bilang saja ada kerjaan.

"Harusnya bila ada yang datang survei jawab saja ada kerjaan, karena kemana-mana orang Linggau ini kalau ditanya selalu jawab ada kerjaan," candanya.

Nanan mengatakan, selama pandemi Covid-19 penuntasan kemiskinan di Lubuklinggau sudah dlakukan, bahkan menurutnya apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melebihi daerah lain.

"Karena berbagai program bantuan selama ini kita berikan, mulai dari Pemkot, Kodim, Polres dan Kejari Lubuklinggau.
Artinya selama ini kita sudah berupaya bila ada peningkatan mau bilang apa, itulah yang adanya," katanya.

Baca juga: Angka Kemiskinan di Lubuklinggau Naik Jadi 13,3 Persen, Ini Tanggapan Kepala Bappeda

Nanan menambahkan, upaya terdekat yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemiskinan saat ini melakukan pendampingan kepada warga miskin yang terdaftar bantuan pemerintah.

"Kedepan kita berupaya menyiapkan orang miskin yang belum terdaftar (bantuan pemerintah) jumlahnya 3.984," tambahnya.(Joy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved