Breaking News:

Jelang Pilpres 2024

Fahri Hamzah Minta Presidential Threshold Mesti Nol Persen Ganggu Calon Potensial Maju Jadi Presiden

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah meminta Presidential Threshold atau ambang batas pencalonan presiden dihapus jadi nol persen

Editor: Slamet Teguh
Tribunnews/Irwan Rismawan
Fahri Hamzah Minta Presidential Threshold Mesti Nol Persen Ganggu Calon Potensial Maju Jadi Presiden 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Ajang pemilihan presiden (Pilpres) masih akan digelar pada tahun 2024 mendatang.

Namun, sejumlah isu hangat perpolitikan di Indonesia sudah mulai jadi perbincangan.

Yang terbaru, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah meminta Presidential Threshold atau ambang batas pencalonan presiden dihapus menjadi nol persen.

Menurut mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut Presidential Threshold saat ini telah menyebabkan calon presiden (capres) potensial terkendala, karena capres yang diajukan partai atau gabungan partai sebesar 20 persen

"Untuk itu, aturan presidential threshold 20 persen harus dihapuskan," ujar Fahri Hamzah dalam keterangan tertulis, Minggu (5/12/2021).

Fahri mengatakan sumber potensi kepemimpinan dengan berbagai keberagaman harus bisa digali, terutama dari daerah.

"Karena menghambat putra-putri daerah maju menjadi calon presiden. Putra putri bangsa ini harusnya difasilitasi untuk tampil ke kancah nasional sebagai Presiden Republik Indonesia mendatang," lanjut Fahri.

Bila presidential threshold dihapus, semua putra daerah bisa memiliki peluang yang sama untuk memimpin bangsa Indonesia ke depan.

"Dengan begitu, kesempatan tampil bukan hanya untuk orang yang ada di Jakarta atau di Pulau Jawa saja, tetapi seluruh wilayah, seperti Papua, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, NTT, Tidore dan lain-lain," kata Fahri .

Baca juga: Miliki Kantor Baru, Selain Sukses Pileg, PKB Sumsel Ingin Gus Muhaimin Maju di Pilpres 2024

Baca juga: Reuni Akbar 212 Disebut Sebagai Kepentingan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Pengamat Sebut Faktanya

Fahri menambahkan ada banyak putra putri Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke, di antara penduduk Indonesia yang hampir 300 juta ini, layak menjadi presiden.

 "Karena itu, pemerintah pusat jangan lagi menyumbat aspirasi dari daerah. Biarkan daerah mengajukan pasangan capres-cawapresnya sendiri-sendiri," ujar Fahri.

Ia menilai diskusi ini penting untuk diutamakan terlebih dahulu, bagaimana caranya agar infrastruktur ini tidak membatasi tampilnya putra putri daerah terbaik untuk bangsa.

"Daripada kita merekayasa proses pemilihan kepemimpinan secara tidak aspiratif dan hanya mengandalkan infrastruktur yang telah dimodifikasi untuk membatasi tampilnya putra putri bangsa Indonesia di penjuru Tanah Air kita. Sekali lagi, aspirasi dari daerah jangan disumbat," kata Fahri.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fahri Hamzah: Presidential Threshold Mesti Nol Persen.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved