Menuju Herd Immunity

Kasus Covid-19 Melandai, Angka BOR di Palembang Sebesar 3,85 Persen

Kasus covid-19 di Kota Palembang sejak September 2021 terus melandai hingga saat ini. Dan angka atau tingkat keterisian BOR di Ko

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan kota Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan kasus covid-19 di Kota Palembang sejak September 2021 terus melandai hingga saat ini. Angka atau tingkat keterisian bed occupancy rate (BOR) di Kota Palembang juga menurun. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus covid-19 di Kota Palembang sejak September 2021 terus melandai hingga saat ini. Angka atau tingkat keterisian bed occupancy rate (BOR) di Kota Palembang juga menurun.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan berdasarkan data per tanggal 2 Desember 2021 angka kasus terkonfirmasi di Kota Palembang yakni 2 atau menjadi 30.398 kasus.

"Ya, untuk kasus harian kita alhamdulilah sedikit kadangan tidak ada sama sekali sehingga bed occupancy ratenya juga hanya 3,85 persen per 2 Desember 2021 kemarin," ujarnya, Jumat (3/12/2021).

Namun, untuk ketersediaan kamar tidur setiap rumah sakit yang ada juga masih menstandby kan ruangan covid-19.

"Jumlah total ruang tidur covid-19 dari 18 rumah sakit penyelenggara pelayanan covid-19 di kota Palembang ada sebanyak 727 tempat tidur," ungkap dia.

Ia mengatakan melandainya kasus ini tentu adanya upaya percepatan vaksinasi yang juga tengah gencar dilakukan oleh pemerintah.

Berdasarkan data Dinkes Kota Palembang per 2 Desember 2021 capaian vaksinasi telah mencapai 76,99 persen atau sebanyak 955.345 yang telah divaksin.

"Namun walaupun angka capaian vaksinasi kita sudah baik, kasus sudah melandai dan zona pun membaik tetap kita harus jaga protokol kesehatan yang ketat dan jangan lengah," ungkap dia.

Karena menjaga prokes adalah hal yang sangat penting untuk menghindari penyebaran covid-19.

Baca juga: Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor Minyak, PLN Harapkan Insentif Seperti Mobil BBM

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved