Harga Karet

Harga Karet Hari ini di Palembang Sumsel, Penghujung November Mengalami Kenaikan

Harga karet di Palembang Sumsel diakhir November 2021 mengalami kenaikan tipis untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen.

TRIBUNSUMSEL.COM
Harga karet di Palembang Sumsel diakhir November 2021 mengalami kenaikan tipis untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dipenghujung November 2021 Harga karet di Palembang Sumsel mengalami kenaikan tipis untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Ir. Agus Darwa M.Si melalui melalui Fungsional Analis Prasarana dan Sarana Perkebunan (PSP) Madya Ir. Rudi Arpian MSi menyampaikan Indikasi harga karet hari ini, Selasa (30/11/2021) naik Rp 104 per kg dibandingkan indikasi karet hari, Senin (28/11) .

Berdasarkan data yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 29 November  Rp 21,522 per kg.

Sedangkan harga karet hari ini, Selasa (30/11/2021) untuk KKK 100 persennya di harga Rp 21,626 per kg, artinya ada kenaikan Rp 104 per kg dibandingkan harga hari Senin.

Lalu untuk KKK 70 persen hari ini, diharga Rp 15.138 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 12.976 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 10.813 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 8.650 per kg.

Menurut Rudi, inovasi yang terbaru dalam upaya peningkatan harga karet dengan memodifikasi kemitraan plasma. 

Kemitraan ini dinamakan Kemitraan Jurus Baru dimana pabrik crumb rubber dan UPPB sama sama diuntungkan, pabrik Crumb Rubber dapat kepastian pasokan bahan baku dan UPPB dapat kepastian harga.

"Untuk petani Sumsel saat ini dapat digunakan untuk bergabung di UPPB terdekat atau segera membentuk UPPB baru jika sudah ada luasan areal 100 Ha," katanya.

Baca juga: Kabar Harga Karet Hari Ini di Palembang Mengalami Penurunan Drastis Rp 710 per Kg

Dengan bergabung di UPPB petani dapat memperbaiki mutu dengan menyeragamkan umur simpan karet, menyeragamkan bahan pembeku anjuran dan tidak merendam atau mencampur dengan bahan bukan karet.

Dengan demikian petani akan mendapatkan selisih harga Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu per kg dibandingkan dengan menjual sendiri sendiri.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved