Breaking News:

Bergerak Bersama Bangun Desa Digital Melalui Video Cerita Tentang Desamu

Dengan keberagaman serta wilayah Indonesia yang luas, selalu terdapat cerita menarik yang berasal dari desa-desa yang tersebar dari sabang sampai mera

Editor: M. Syah Beni
TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
Tetap Dapat Jelajahi Dunia - Slamet, Seorang petani sedang berselancar dengan gawainya di Desa Saluran, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (14/12/2020). Walaupun Desa Saluran belum dialiri arus listrik,tetapi warga tetap dapat menikmati internet dan telekomunikasi dengan baik sehingga warga tetap dapat berkomunikasi dan mendapatkan informasi, Guna memperkecil kesenjangan akses internet dan literasi digital di kalangan masyarakat, Pemerintah Republik Indonesia menargetkan seluruh wilayah terjangkau dengan sinyal telekomunikasi samapi ke pelosok terpencil. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dengan keberagaman serta wilayah Indonesia yang luas, selalu terdapat cerita menarik yang berasal dari desa-desa yang tersebar dari sabang sampai merauke.

Memiliki keunikan serta identitasnya masing-masing, kehidupan di desa kerap menginspirasi. Satu hal yang tidak boleh dilupakan, desa juga merupakan salah satu penggerak ekonomi bangsa. Meski dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat yang disertai kehadiran digitalisasi, keberadaan desa tidak lekang oleh waktu.

Di sisi lain, desa-desa di Indonesia memiliki semangat untuk melakukan adaptasi dengan berinovasi, berkarya, serta memanfaatkan potensi-potensi yang dimiliki melalui kegiatan wirausaha. Hal ini terus dilakukan meski di tengah badai pandemi.

Menurut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menjadi pembicara pada Jateng Digital Conference 2021, Rabu (29/9/2021), 1.852 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah melakukan adaptasi digital dengan merambah ke platform-platform e-commerce. Ribuan BUMDes lainnya juga aktif memasarkan produk unggulan mereka melalui media sosial.

Adaptasi BUMDes ini dilakukan menyusul menurunnya aktivitas pasar konvensional selama pandemi Covid-19. Karena itu, di tengah tantangan yang ada, peningkatan jumlah BUMDes yang go digital telah menjadi penanda kemajuan digitalisasi di desa-desa.

Menurut Mendes Halim Iskandar, partisipasi generasi muda adalah salah satu faktor yang membuat proses pembangunan di desa makin melek digital. Ia pun mengatakan bahwa adaptasi digital ini telah sukses mengubah anggapan kontradiksi antara desa dan digitalisasi, di mana sebaliknya, desa dan digital dapat berjalan berdampingan.

Terus berinovasi dan berkreasi

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama Sri Kasta dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra IB Mas Ananda menyambangi Desa Wisata Kemuning di Kabupaten Karanganyar, Jawa tengah.

Dengan semangat adaptasi dan inovasi yang tersebar di berbagai penjuru negeri, tidak sedikit desa-desa yang sukses berkembang bersama digitalisasi.

Sebagai contoh, program Smart Village atau Desa Pintar yang direncanakan akan segera terwujud di Kabupaten Jember. Program ini merupakan program unggulan dari Bupati-Wakil Bupati Jember, Hendy Siswanto-MB Firjaun Barlaman.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved