Breaking News:

Berita Prabumulih

92 Pedagang Ikan Dapat Lapak di PTM Prabumulih, Gratis Sewa 1 Tahun

Puluhan pedagang ikan di Kota Prabumulih mendapatkan lapak dagangan di Pasar Tradisional Modern (PTM).

Penulis: Edison | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Puluhan pedagang ikan di Kota Prabumulih mendapatkan lapak dagangan di Pasar Tradisional Modern (PTM), Senin (30/11/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Puluhan pedagang ikan di Kota Prabumulih mendapatkan lapak dagangan di Pasar Tradisional Modern (PTM).

Penyerahan lapak itu diterima para pedagang dalam musyawarah dan pengundian nomor lapak yang dilakukan Pemerintah Kota Prabumulih dan dinas terkait dipimpin langsung Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH, Asisten II, MHD Yusuf Arni dan jajaran pegawai Pemkot lainnya pada Senin (29/11/2021).

Dalam pembagian itu, selain mendapat lapak jualan pemerintah jug memberikan fasilitas seperti timbangan, baju seragam dan gratis sewa lapak selama 1 tahun.

"Alhamdulillah kami bersyukur selaku pedagang, tempat jualan bersih dan dapat gratis selama 1 tahun, kebenaran saya dapat lapak 74," ungkap Munzili Tamrin yang merupakan satu di antara pedagang ikan ketika dibincangi.

Munzili berharap dengan pembagian lapak itu dapat kembali ramai dan dagangan akan laris sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga yang selama ini menurun.

"Saya sudah 20 tahun jualan ikan, semoga kedepan ramai dan banyak pembeli. Rencananya Sabtu dan Minggu ini akan mulai ditempati," katanya dengan raut muka senang.

Sementara itu, Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri mengaku seluruh pedagang ikan yang bakal menempati pasar ikan higienis digratiskan selama 1 tahun. Selain itu, mereka juga diberikan fasilitas berupa timbangan, baju seragam, peti es dan lainnya dengan jumlah lima macam perlengkapan.

"Ada 92 pedagang tadi yang sudah diundi, mereka kita berikan fasilitas juga," katanya ketika dibincangi.

Fikri menuturkan, seluruh pedagang diminta mengisi surat pernyataan agar bersedia menempati lapak dan mengikuti peraturan yang ada dan tidak mengalih-tangankan atau jual-beli lapak kepada orang lain dan setelah menandatangi itu baru sah.

"Jika para pedagang tidak menempati atau menjual kembali lapak kepada orang lain maka akan dibatalkan dan akan diganti pedagang lainnya," tururnya.

Lebih lanjut Fikri mengaku, semuanya yang memdapat pengundian merupakan pedagang lama yang menggelar dagangan di pasar belakang PTM 1 M Yamin. "Di lapak itu secara perlahan akan ditertibkan, pemerintah memberikan deadline 1 Desember harus pindah semua karena 11 Desember akan dilakukan peresmian oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)," tambahnya.

Baca juga: Ketua DPRD OI Ikutan Sosialisasi Senpi Musi, 2 Pucuk Senpira Diserahkan ke Polisi

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved