Breaking News:

Berita Nasional

Pengendara yang Salah Masuk Gerbang Tol Bakal Didenda

Pengendara yang salah masuk gerbang tol bakal didenda. Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) juga memberikan masukan atas pengenaan sanksi atau denda ke

Editor: Siemen Martin
INSTAGRAM HK PALINDRA
Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) di Sumatera Selatan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pengendara yang salah masuk gerbang tol bakal didenda.

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) juga memberikan masukan atas pengenaan sanksi atau denda kepada pengendara atas pelanggaran ketentuan tarif di jalan tol dalam revisi Undang Undang-undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATI Krist Ade Sudiyono mengatakan, sanksi ini dikenakan bagi mereka yang salah masuk gerbang tol, atau tidak membayar tarif tol.

"Selain (kendaraan) Over Load Over Dimension (ODOL), juga diperlukan pengaturan terkait penerapan denda atau sanksi untuk pelanggaran ketentuan tarif seperti tidak membayar tarif atau salah arah gerbang," ujar Krist dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, Selasa (23/11/2021).

Sama halnya dengan pengendara yang melanggar ketentuan tarif, ATI juga meminta kendaraan ODOL dikenakan denda dalam revisi UU tersebut.

Selain itu, ATI juga meminta larangan bagi kendaraan ODOL memasuki jalan tol dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) diizinkan dalam memasang alat penimbangan bagi kendaraan untuk mencegah mereka masuk area tersebut.

ATI juga memberikan masukan agar Pemerintah dapat memperpanjang waktu konsesi yang didapatkan BUJT menjadi lebih dari 50 tahun. Ini merupakan upaya untuk memberikan kepastian investasi dalam bisnis jalan bebas hambatan berbayar bagi BUJT.

Artikel ini telah tayang di Kompas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved