Breaking News:

Berita Palembang

Kapolda Sumsel Ungkap Penyebab Bus Polisi Berisi 240 Dosis Vaksin Terbakar di Muara Enim

Bus Vaksinasi Polres Muara Enim yang mengangkut ratusan dosis vaksin terbakar di Desa Banuayu, Rambang Dangku Muara Enim, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
Kapolda Sumsel Ungkap Penyebab Bus Polisi Berisi 240 Dosis Vaksin Terbakar di Muara Enim 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebuah bus milik Polres Kabupaten Muara Enim yang telah dimodifikasi jadi mobil vaksin door to door hangus terbakar saat dalam perjalanan. 

Akibatnya, ratusan dosis vaksin hangus terbakar tak bisa diselamatkan. 

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di Desa Banuayu Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim, Rabu (24/11/2021). 

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim laboratorium untuk mengusut penyebab kebakaran bus vaksin tersebut. 

"Dugaan sementara, kebakaran itu terjadi karena korsleting listrik. Tapi untuk memastikannya, tim laboratorium sudah turun untuk mendalami penyebab kebakaran," ujar mantan Kapolda Sumbar ini, Jumat (26/11/2021). 

Setidaknya, akibat kebakaran itu kurang lebih sebanyak 240 dosis vaksin hangus terbakar. 

Dikatakan Toni, bus tersebut adalah bagian dari kendaraan yang biasa digunakan untuk memudahkan petugas mendatangi langsung setiap pelosok desa untuk melaksanakan vaksinasi. 

"Terkait bus vaksin yang terbakar, kita sudah menyiapkan penggantinya. Selama ini memang sudah sejumlah kendaraan bermotor lainnya yang digunakan untuk memudahkan vaksinasi ke masyarakat," ucapnya. 

Baca juga: Muara Enim Masuk Final Sepak Bola Porprov Sumsel 2021, Menang Telak Lawan PALI di Semifinal

Meski seluruh vaksin beserta alat penunjang dalam bus tersebut habis terbakar, Toni memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa akibat kebakaran itu. 

"Untuk vaksinatornya, mereka itukan sudah jadi relawan. Tapi ada peristiwa tidak terduga seperti itu, pastinya kaget juga. Akan tetapi, vaksinatornya tetap diminta penjelasan kenapa awal mula kejadian itu," ucapnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved