Breaking News:

Berita PALI

Siaga Bencana Saat Cuaca Ekstrim, Wabup PALI H Soemarjono Warning Warga di Aliran Sungai Lematang

Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar apel pasukan penanganan bencana alam Tahun 2021.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/REIGAN
Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar apel pasukan penanganan bencana alam Tahun 2021, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar apel pasukan penanganan bencana alam Tahun 2021.

Hal demikian guna mengantisipasi bencana alam sejak dini agar bisa ditanggulangi dengan cepat.

Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono berharap masyarakat untuk bersikap waspada terhadap kemungkinan munculnya bencana alam, baik berupa bencana banjir, tanah longsor atau angin puting beliung karena saat ini wilayah PALI sudah memasuki musim penghujan.

Soemarjono menjelaskan, Apel siaga ini diselenggarakan bertujuan agar ada sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan resiko terjadinya bencana alam.

"Namun demikian, tentunya kita berharap agar tidak ada bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten PALI," ungkap Soemarjono, Kamis (25/11/2021)

Soemarjono berpesan kepada BPBD dan Instansi terkait untuk lebih sigap dalam penanganan bencana.

Mengingat, terus terjadinya curah hujan yang cukup tinggi, untuk itu harus selalu siap siaga dan waspada.

"Waspada dari sekarang, terus monitor daerah yang rawan bencana dan tempatkan personil disejumlah wilayah terutama yang biasa menjadi langganan banjir dan longsor." Ujarnya.

"Kami juga menghimbau seluruh masyarakat agar waspada dan hati-hati apabila terjadi cuaca ekstrem, sebab saat cuaca ekstrem sangat rawan adanya pohon tumbang maupun bencana lainnya," sampainya.

Sementara, Juniadi Anuar Kepala BPBD Kabupaten PALI menyebut bahwa pihaknya bersama tim penanggulangan bencana terus memantau kondisi di sejumlah wilayah, terutama yang menjadi langganan banjir seperti di sekitar aliran Sungai Lematang.

Dijelaskan, masyarakat harus tetap waspada, apabila terjadi sesuatu yang sekiranya membahayakan segera lapor ke kepala desa yang kemudian diteruskan ke BPBD dan tim penanggulangan bencana.

"Antisipasi bencana saat ini kami masih melihat sejauh mana potensi kemungkinan akan terjadinya banjir, maka saat ini ditingkatkan volume monitoring terutama pada saat turun hujan ke lokasi-lokasi yang rutin terjadinya banjir." terang Junaidi.

Apel kali ini dipimpin langsung Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono dihadiri Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi, Kodim 0404 MPP, BPBD PALI, DAMKAR, Satpol-PP, Dishub dan sejumlah pejabat terkait lainnya serta relawan yang terlibat dalam penanganan bencana.

Setelah selesai apel, di lanjutkan meninjau alat keselamatan bagi petugas penanganan bencana, BPBD, Damkar, Polres, Dinas Sosial dan OPD lainnya.

Baca juga: 5 Pemuda Nekat Curi Pagar dan Mainan Besi di TK An Nur Jl SM Mansyur Palembang, Aksi Terekam CCTV

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved