Breaking News:

Penusukan Dekat Jembatan Ampera

Saksi Penusukan Dekat Jembatan Ampera: Terduga Pelaku Datangi Korban Dua kali

Saksi Mata Penusukan yang menewaskan M Toni (29), Sopir angkot jurusan Ampera-Plaju menyampaikan korban dan terduga pelaku sempat bertemu

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAD
Rizal (37) teman M Toni (29) sopir angkot yang tewas dibacok saat berada RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Rabu (24/11/2021) malam 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jenazah M Toni (29), Sopir angkot jurusan Ampera-Plaju yang tewas ditusuk di dekat Pos Lantas Jembatan Ampera telah dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Rabu (24/11/2021) malam.

Pantauan Tribunsumsel.com,  sejumlah keluarga dari M Toni (29) dan rekan-rekan korban berkumpul sedang menunggu hasil autopsi tubuh korban di depan ruang instalasi forensik. 

Rizal (37) saksi mata yang terakhir kali bersama korban saat detik-detik kejadian mengatakan terduga pelaku yang membacok temannya itu awalnya mendatangi korban sambil marah-marah. 

Ia menyebut terduga pelaku sempat menemui korban sebelum peristiwa berdarah itu.

"Kejadian pertama sebelum Magrib, pelaku lewat terus datangi kami sambil marah-marah, katanya ada yang mengejeknya. Dia tau kalau korban yang mengejek dia, " kata Rizal saat dijumpai. 

Keributan tidak terjadi karena korban tidak terlalu menghiraukan terduga pelaku. 

"Dari situ kami diamkan saja. Lalu dia pergi bawa angkotnya. Angkot arah Kertapati, " lanjutnya. 

Tak lama berselang sekitar pukul 18:30 WIB terduga pelaku kembali lagi ke lokasi dengan sepeda motor Vixion hitam bersama satu pelaku lainnya yang menunggu di atas motor. 

"Dia (pelaku) datang terus bilang 'Dahlah payo kito ke OT bae'. Saya jawab 'lajulah aku katek duet', " tuturnya. 

Setelah sedikit menjauh dari korban dan pelaku, ia menoleh lagi ke arah korban sambil terkejut melihat temannya itu sudah bersimbah darah dengan luka di kepala dan dada.

Seketika ia memanggil rekannya yang lain dan mengangkut korban untuk dibawa ke RS AK Gani.

Sedangkan pelaku sudah melarikan diri dari lokasi. 

Baca juga: Protes ke Hakim, Korban Penganiayaan di Palembang: Kenapa Dia yang Jadi Terdakwa

Rizal menyebut jika dirinya sama sekali tidak mengenali pelaku.

"Kami tidak kenal dengan pelaku, baru itulah lihat dia, " katanya. 

Sementara keluarga korban belum bisa dimintai keterangan terkait kasus ini. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved