Breaking News:

Berita Nasional

Lima Polisi Diduga Mencuri Uang Rp 650 Juta Saat Geledah Rumah Terduga Bandar Narkotika

Lima oknum Polisi Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan diduga mencurian uang hasil penggeledahan kasus narkotika sebesar Rp 650 juta.

Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
Ilustrasi Polisi - Lima Polisi Diduga Mencuri Uang Rp 650 Juta Saat Geledah Rumah Terduga Bandar Narkotika. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kinerja polisi kini kembali menjadi sorotan.

Hal tersebut tak lepas, saat mereka menangani sebuah kasusu.

Kali ini, lima oknum Polisi Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan diduga mencurian uang hasil penggeledahan kasus narkotika sebesar Rp 650 juta.

Kini persidangan kasus itu pun masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (24/11/2021).

Dalam sidang agenda pemeriksaan terdakwa tersebut, para terdakwa Matredy Naibaho, Toto Hartono, Dudi Efni, Marjuki Ritonga dan Rikardo Siahaan (berkas terpisah) mengakui mengambil uang Rp 650 juta usai menggeledah rumah Imayanti.

Uang tersebut dibawa ke posko tim sebuah kamar kos yang berada di Jalan Sei Batang Serangan Kota Medan.

"Sesuai aturan Katim, saya dapat paling banyak Rp 200 juta karena informasi dari saya, Rikardo Rp 100 juta Dudi Rp 100 juta, Marjuki Rp 100 juta, Toto Rp 100 juta dipotong uang Posko Rp 5 juta," kata terdakwa Matredy Naibaho saat dicecar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan

Saat dicecar Jaksa diantara kelima terdakwa siapa yang memerintahkan agar uang tersebut 'diamankan dulu', Matredy menyebut nama Panit Toto Hartono.

"Terdakwa Toto, malam itu belum  dihitung uangnya besoknya tim berkumpul lagi di posko baru uang dihitung Rp 600 juta dan dibagikan," bebernya

Matredy juga mengaku bahwa kepolisian dua kali menggeledah rumah Imayanti dan di penggeledahan kedua disita sejumlah barang seperti  batangan terbuat dari kuningan, beberapa batu akik, pedang Pora, satu buah clurit, dan lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved