Breaking News:

Penusukan Dekat Jembatan Ampera

Kantongi Identitas, Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Sopir Angkot di dekat Jembatan Ampera

Polisi Polrestabes Palembang memburu pelaku pembunuhan M Toni Sopir Angkot yang terjadi di di depan Pos Lantas Jembatan Ampera Rabu kemarin

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAT
Anggota Polisi Piket Reskrim unit ranmor dipimpin oleh KSPKT, Piket identifikasi dan Pawas Anggota mendatangi TKP penusukan terjadi di dekat Pos Lantas Jembatan Ampera, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang Rabu (24/11/2011)malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Anggota Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Palembang, masih memburu para pelaku pembantaian sopir angkot jurusan Ampera-Plaju, Muhammad Toni (29), warga DI Panjaitan Lorong lama RT 91 RW 3 Kelurahan Bagus Kuning Kecamatan Plaju Palembang.

Toni tewas di depan Pos Lantas Jembatan Ampera, Palembang, Rabu (24/11/2021) kemarin.

Setelah didatangi oleh seseorang yang diduga menjadi pelaku pembacokan. 

"Sekarang pelaku masih kami kejar, identitasnya sudah dikantongi. Semoga pelaku cepat tertangkap," ujar Kasat Reskrim Palembang Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi, melalui Kanit Pidum AKP Robert Sihombing, Kamis (25/11/2021). 

Robert menambahkan, dari keterangan saksi di lapangan pelaku berjumlah lebih dari satu orang menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam menggunakan masker medis warna biru.

"Keterangan saksi ada dua orang. Mohon doa agar peristiwa cepat terungkap," tambahnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu sopir angkot, Muhammad Toni (29), tewas dibantai dua pelaku menggunakan senjata tajam jenis parang dan pisau, hingga tewas di lokasi kejadian, Jalan Jalan Tengkuruk Permai persis depan Pos Polisi, Air Mancur. 

Korban didatangi seorang terduga pelaku yang mengajaknya ke orgen tunggal.

Dari keterangan saksi di lapangan pria itu memakai masker biru dan memakai kaus lengan panjang. 

Baca juga: Saksi Penusukan Dekat Jembatan Ampera: Terduga Pelaku Datangi Korban Dua kali

Korban meninggal dunia setelah dibawa ke RS AK Gani dengan luka yang cukup fatal di bagian kepala dan dada sebelah kiri.

Setelah itu mayatnya dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk dilakukan autopsi. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved