Breaking News:

Berita Nasional

Haikal Hassan Sumpah Bertemu Rasulullah Saat Anaknya Meninggal, Babe Diperiksa Polisi Gegara Mimpi

Gara-gara mengaku mimpi bertemu Rasulullah, Haikal Hassan ingin dipenjarakan oleh politisi. 

Editor: Siemen Martin
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Haikal Hassan - Sekjen HRS Centre 

TRIBUNSUMSEL. COM - Gara-gara mengaku mimpi bertemu Rasulullah, Haikal Hassan ingin dipenjarakan oleh politisi. 

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan Baras, atas pengakuannya pernah bermimpi bertemu Rasulullah SAW.

Haikal Hassan dilaporkan karena dugaan menyebarkan berita bohong melalui media elektronik, dan penodaan agama, sehingga menimbulkan keonaran dan rasa kebencian.

Merespons hal tersebut, Haikal Hassan menceritakan awal dirinya mimpi bertemu Rasulullah.

"Gini saya jelaskan, di banyak kitab-kitab klasik dan di beberapa negara, jika seorang ibu punya anak dan meninggal dunia, mereka terbiasa berkata Insyaallaah anakmu disambut oleh Rasulullah."

"Dan itu demi Allah saya bersumpah, saya alami dalam mimpi saya, saat anak saya meninggal," kata Haikal kepada Tribunnews, Kamis (25/11/2021).

Atas pengalaman dalam tidurnya tersebut, Haikal mengatakan, dirinya langsung menceritakan kepada para orang tua eks anggota FPI yang tewas dalam insiden penembakan di rest area KM.50 Cikampek.

Hal itu dilakukan, kata dia, semata untuk memberikan penghiburan kepada keluarga yang sedang bersedih dan berduka.

"Lalu saya menghibur para orang tua yang anaknya meninggal dalam kejadian di KM50."

"Jangan berduka dan bersedih, anakmu bersama Rasulullah. Insyaallah, mudah-mudahanan."

"Lalu apakah ini salah? Menimbulkan keonaran?" Tanyanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved