Breaking News:

Penusukan Dekat Jembatan Ampera

BREAKING NEWS- Sopir Angkot Tewas Ditusuk Dekat Pos Lantas Jembatan Ampera Palembang

Seorang Sopir angkot M Toni (29) jadi korban penusukan hingga akhirnya tewas.Kejadian terjadi di dekat Pos Lantas Jembatan Ampera Palembang

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAT
Anggota Polisi Piket Reskrim unit ranmor dipimpin oleh KSPKT, Piket identifikasi dan Pawas Anggota mendatangi TKP penusukan terjadi di dekat Pos Lantas Jembatan Ampera, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang Rabu (24/11/2011)malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Insiden penusukan terjadi di dekat Pos Lantas Jembatan Ampera, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang Rabu (24/11/2011) sekitar pukul 18.30 WIB. 

Korban diketahui adalah M Toni (29) seorang sopir angkot, warga Jl DI Panjaitan Gang Lama Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju. 

Usai kejadian korban dilarikan ke RS AK Gani Palembang dan dinyatakan meninggal dunia.

Dan jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang. 

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, kejadian ini bermula ketika korban yang sedang duduk di sekitar lokasi lalu memanggil dua orang saksi Rizal (37) dan M Syahputra (19) meminta dicarikan penumpang. 

"Sebelum kejadian saksi M Syahputra dipanggil oleh korban yang sedang duduk di pengkolan jamu setelah itu saksi sedang membantu mencarikan penumpang angkot tiba-tiba saksi M Syaputra langsung dipanggil oleh saksi Rizal dan saksi melihat korban sudah terjatuh dan berdarah, " ujar Kompol Tri. 

Kepada anggota polisi, saksi Rizal menyebut ketiganya sedang berkumpul lalu tiba-tiba ada satu orang diduga pelaku, laki-laki dengan tinggi sekitar 170 cm mengenakan baju lengan panjang, memakai masker warna biru dan topi warna cream. 

Terduga pelaku mendekati korban dan saksi Rizal kemudian mengajak nonton Orgen Tunggal.

Sedangkan pelaku lainnya menunggu di sepeda motor Vixion warna hitam. 

Kemudian saksi Rizal mengatakan tidak ada uang sambil menjauhi diduga pelaku dan korban.

Saat Rizal menoleh tiba-tiba korban sudah dalam keadaan tersungkur dan bersimbah darah. 

Baca juga: Terus Menangis Balita D Dihantam Baskom dan Diinjak Akhirnya Tewas, Ini Pengakuan Pelaku

Korban meninggal dunia karena luka yang cukup serius yang dialami. Dan kini mayatnya dibawa ke RS Bhayangkara. 

"Setelah dilakukan pemeriksaan luar pada tubuh korban terdapat luka di bagian kiri rusuk korban dan luka sobek berukuran besar di bagian kepala belakang korban, " katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved