Breaking News:

Berita OKI

Acungkan Sajam, Oknum Security di PDAM Tirta Agung Kayuagung Jadi Tersangka

AR (41 tahun) Oknum security di kantor PDAM Tirta Agung Kayuagung ditetapkan tersangka kasus pengancaman menggunakan sajam

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Kasat Reskrim Polres OKI, AKP Sapta Eka Yanto didampingi Kanit Pidsus, IPDA Wahyudi saat gelar Press Release kasus pengancaman oleh oknum security di kantor PDAM Tirta Agung Kayuagung di Mapolres OKI 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -  Tindak pindana pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap awak media berinisial JU (48 tahun) yang terjadi di kantor PDAM Tirta Agungi Kayuagung, pada Kamis (18/11) lalu.

Berbuntut satreskrim Polres Ogan Komering Ilir yang menetapkan seorang tersangka berinisial AR (41 tahun) bekerja sebagai security di kantor PDAM Tirta Agung Kayuagung.

Diterangkan Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto melalui Kasat Reskrim Polres OKI, AKP Sapta Eka Yanto didampingi Kanit Pidsus, IPDA Wahyudi saat Press Release di Mapolres OKI, Selasa (23/11/2021) sore.

Kronologi bermula yakni pada hari kejadian sekitar pukul 11.00 WIB, saat korban bersama-sama dengan rekannya bertamu di kantor PDAM Tirta Agung (Kayuagung) dengan maksud untuk bertemu dengan direktur.

Sesampainya di kantor, korban bertemu dengan salah satu karyawan dan menyatakan dari media hendak bertemu dengan direktur, kemudian karyawan tersebut meminta awak media untuk menunggu.

Selanjutnya setelah menunggu lebih kurang 1 jam lamanya, korban kembali bertanya di mana keberadaan direktur.

"Salah satu karyawan menjawab jika direktur sedang berada di luar. Korban yang merasa sudah lama menunggu dan tidak dihargai maka terjadilah percekcokan di dalam kantor antara korban dengan karyawan PDAM," ungkapnya.

Setelah adanya cek-cok mulut, selanjutnya seorang karyawan menelpon security dalam hal ini sebagai tersangka dan menyampaikan bahwa ada keributan di kantor.

Mendengar kejadian tersebut, pelaku yang katanya merasa kesal langsung mendatangi korban dengan membawa sebilah golok yang dibawa dari rumahnya.

"Tersangka mengacungkan senjata tajam tersebut ke arah korban sambil berkata dalam bahasa Palembang 'siapo yang ngacau keluar dari sini, ini wilayah aku, apo nak putus leher kau' (Siapa yang mengacau keluar dari sini, ini wilayah aku apa mau putus lehermu)," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved