Breaking News:

Berita Palembang

Termasuk Opsetan Harimau Sumatera, Warga Palembang Serahkan 7 Hewan Dilindungi

Polrestabes Palembang bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menerima serahan 7 Hewan Dilindungi dari masyarakat

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAT
Penampakan Opsetan Harimau Sumatera yang diserahkan warga Palembang ke Polresta Palembang. Dihimbau masyarakat yang masih memelihara atau menyimpan satwa yang dilindungi untuk menyerahkan ke BKSDA atau Polrestabes Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Unit Pidsus Sat Reskrim Polrestabes Palembang bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Selatan berhasil mengamankan empat buah Opsetan hewan yang dilindungi dan tiga satwa dilindungi yang dalam keadaan hidup. 

Empat satwa dilindungi yang diawetkan (opsetan) ini diantaranya satu ekor Harimau Sumatra, dua kepala Rusa dan satu ekor Beruang Madu. 

Empat Opsetan didapat dari rumah warga Palembang yang tinggal di tiga Kecamatan, yaitu Plaju, Kalidoni, dan Alang-Alang Lebar.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, jemput bola satwa dilindungi yang diawetkan ini berasal dari laporan masyarakat. 

"Kami bersama BKSDA menerima serahan dari warga secara sukarela. Ini satwa dilindungi dan kami ingin satwa dilindungi tidak disalah gunakan dan diperjualbelikan , " ujar Kompol Tri, Senin (22/11/2021). 

Ia menegaskan, opsetan didapat sukarela dari warga tanpa ada paksaan. 

"Yang punya tidak bermaksud menjual-beli dia ngakunya barang ini turun temurun dari kakek dan ayahnya. Apresiasi dan terima kasih kepada pihak yang telah berperan aktif melaporkan dugaan terjadinya pelanggaran terhadap peredaran tumbuhan dan satwa dilindungi," ujarnya. 

Opsetan selanjutnya diserahkan ke BKSDA Sumsel yang akan mengelolanya. Ia mengimbau masyarakat yang masih memelihara atau menyimpan satwa yang dilindungi untuk menyerahkan ke BKSDA atau Polrestabes Palembang. 

"Supaya anak cucu kita nanti tau bagaimana bentuk satwa khas Indonesia, " katanya. 

Terpisah Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnu Barata menambahkan, selain empat opsetan satwa dilindungi, pihaknya berhasil membawa tiga individu satwa dilindungi yang dalam keadaan hidup. Sehingga totalnya ada tujuh ekor satwa. 

Jemput bola lokasi kepemilikan satwa dan opsetan diterima saat BKSDA menerima call centre dari masyarakat. 

"Benar kami baru-baru ini mengamankan tujuh satwa, empat opsetan dan ketiga satwa dilindungi lainya dalam keadaan hidup, antara lain 2 individu Kakatua Koki (Cacatua galerita) dan 1 individu Kastun Ternate (Lonus garrulus), " ujar Ujang. 

Baca juga: Jangkau Masyarakat di Pinggiran Kota Palembang, Grab Bersama Polrestabes Gelar Vaksinasi Keliling

Lanjut dia, satwa-satwa tersebut baik berupa opsetan maupun dalam keadaan hidup telah diamankan di Resor Konservasi Wilayah IV Kota Palembang BKSDA Sumsel untuk upaya konservasi lebih lanjut. 

“Upaya pencegahan terus dilakukan, khususnya pada sejumlah wilayah yang rentan pelanggaran kepemilikan tanpa ijin satwa dan bagian-bagiannya. Pencegahan kejahatan terhadap hidupan liar tidak memungkinkan dilakukan secara parsial, melainkan dengan sinergitas kerjasama antar pihak, " tutupnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved