Breaking News:

Berita Mancanegara

Taliban Mengharamkan Sinetron Tayang di Televisi Nasional : Sinetron Bikin Bodoh

Otoritas Taliban Afghanistan pada Minggu (21/11/2021) mengeluarkan "pedoman agama" baru yang meminta saluran televisi negara itu untuk berhenti menaya

Editor: Siemen Martin
AFP/BULENT KILIC
Anggota Taliban berkendara di penjara Pul-e-Charkhi di Kabul pada 16 September 2021. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sinetron resmi dilarang tayang di Afghanistan

Otoritas Taliban Afghanistan pada Minggu (21/11/2021) mengeluarkan "pedoman agama" baru yang meminta saluran televisi negara itu untuk berhenti menayangkan drama dan sinetron yang menampilkan aktor wanita.

Pedoman pertama kepada media Afghanistan itu dikeluarkan oleh Kementerian Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan.

Dalam arahannya, Taliban juga meminta jurnalis televisi perempuan untuk mengenakan jilbab Islami saat mempresentasikan laporan mereka.

Kementerian juga meminta saluran tersebut untuk tidak menayangkan film atau program yang menampilkan Nabi Muhammad SAW atau tokoh lain yang dihormati.

Pedoman ini menyerukan pelarangan film atau program yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan Afghanistan.

"Ini bukan aturan tapi pedoman agama," kata juru bicara kementerian Hakif Mohajir kepada AFP, seperti dilansir dari Al Arabiya.

Arahan baru itu beredar luas di jaringan media sosial pada Minggu (21/11/2021).

Taliban berulangkali menyatakan akan memerintah lebih moderat dibandingkan periode mereka sebelumnya.

Namun kenyataannya, Taliban memberlakukan aturan pakaian wanita di perguruan tinggi.

 
Taliban juga dilaporkan memukuli dan melecehkan sejumlah wartawan Afghanistan, padahal mereka berjanji akan menegakkan kebebasan pers.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved