Breaking News:

Berita Palembang

Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 1,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Asal Madura Hendak Dikirim ke Riau

Rokok ilegal tersebut ditemukan dalam bagasi sebuah bus pariwisata di halaman loket kawasan Soekarno-Hatta Palembang.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Polda Sumsel menggelar rilis hasil tangkapan rokok ilegal tanpa pita cukai, Senin (22/11/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Unit 4 Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel mengamankan
86.750 bungkus berisi 1,7 juta batang rokok ilegal.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Barly Ramadhany mengatakan, rokok ilegal tersebut ditemukan dalam bagasi sebuah bus pariwisata di halaman loket kawasan Soekarno-Hatta Palembang.

"Pengungkapan ini tidak terlepas dari adanya laporan masyarakat dan kemudian kita tindaklanjuti," ujarnya, Senin (22/11/2021).

Akan tetapi, polisi tidak berhasil menangkap pembawa maupun pemilik rokok ilegal tersebut.

Barly mengungkapkan, bus sudah dalam keadaan kosong saat petugas melakukan penangkapan.

"Tersangka masih kita selidiki," ujarnya.

Rokok itu dibawa dari Madura untuk selanjutnya diselundupkan ke Pangkalan Kerici, Provinsi Riau.

PS Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kompol Hadi Syaeffudin mengatakan, sebelum kabur, pelaku sempat berusaha mengelabui petugas dengan memindahkan rokok ilegal dari mobil minibus ke sebuah bus pariwisata.

Proses pemindahan dilakukan di halaman loket bus Triadi Satrio Wisata kawasan Soekarno-Hatta Palembang.

"Dari informasi yang didapat aparat kepolisian, rokok ini dibawa dari Madura dengan menggunakan dua mobil Hi Ace yang sampai saat ini platnya belum kita dapat. Karena setelah sampai di Palembang, pelaku melakukan pemindahan barang yang dilaksanakan di halaman loket bus Triadi Satrio Wisata. Tindakan itu dilakukan untuk mengelabui petugas," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved