Breaking News:

Berita Nasional

Penjelasan Wagub DKI Ariza, Usai Hibah Rp 10 Miliar ke MUI Dituding Untuk Bentuk Tim Cyber Army

Pemberian dana sebesar Rp10,6 miliar kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta, tidak ada kaitannya dengan rencana pembentukan Tim Cyber Army.

Editor: Slamet Teguh

TRIBUNSUMSEL.COM - Kinerja dari pemerintah DKI Jakarta kini menjadi sorotan.

Hal tersebut tak lepas dari rencana pemberian dana sebesar Rp 10,6 M ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta.

Mendapatkan kritikan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria alias Ariza memberikan jawaban.

Ia menuturkan bahwa untuk pemberian dana sebesar Rp10,6 miliar kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta, tidak ada kaitannya dengan rencana pembentukan Tim Cyber Army.

Ariza menegaskan dana tersebut rutin diberikan kepada MUI Jakarta.

"Enggak ada hubungan sama sekali. Pemberian dana hibah kepada MUI itu rutin dilakukan setiap tahun," ucap Ariza usai menghadiri acara donor darah dalam rangka hari pahlawan yang diadakan Bang Japar Jakarta Timur, bekerjasama dengan BPPKB, di Pendopo Aksi DPD BPPKB Banten, Jakarta Timur, Minggu (21/11/21).

"Jadi gini, jadi silakan saja tanyakan kepada MUI," tegasnya.

Baca juga: Teriak Anies Baswedan Presiden, Aksi Buruh Demo Geruduk Kantor Gubernur DKI Jakarta Terkait UMP

Baca juga: Pemerintah Resmi Umumkan UMP 2022 : DKI Jakarta Tertinggi, Capai Rp 4,45 Juta, Jawa Tengah Terendah

Politikus partai Gerindra ini juga membantah, kalau pembentukan Tim Cyber Army itu untuk mempersiapkan diri di Pilpres 2024. Bahkan disebut-sebut untuk melawan buzzer.

Dirinya juga menegaskan, kalau apapun yang dilakukan oleh ormas adalah hak. Namun, harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Jadi terkait apapun program kegiatan dari ormas-ormas yang ada itu, hak semua Ormas, kami persilakaan dan kami yakin semuanya harus sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada. Kami yakin semua Ormas-Ormas ini memahami bahwa sekarang kita sedang berjuang melawan pandemi Covid. Jadi tidak ada urusan politik di DKI Jakarta, ini kita tau pilpres pileg pilkada masih 2024," jelasnya.

"Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta) selalu tenang saja bijak. Semua masyarakat itu biasa, ada yang pro kontra. Perbedaan itu kita sikapi secara bijak," tutupnya.(m27)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Hibah Rp10 Miliar ke MUI Dituding Untuk Bentuk Tim Cyber Army, Wagub DKI: Itu Dana Rutin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved