Breaking News:

Berita Muara Enim

Aksi Tiga Barista Cilik di Cafe GOME, Seduh dan Suguhkan Kopi ke Pj Bupati Muara Enim HNU

Di Cafe Gerai Oleh-Oleh Muara Enim (GOME) ada yang cukup unik, karena ada tiga bocah cilik yang menjadi Barista dan siap melayani para tamu yang datan

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Tiga Barista Cilik di Cafe GOME Muara Enim menyeduh kopi dan melayani Pj Bupati Muara Enim HNU, Jumat (21/11/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM , MUARA ENIM - Kopi bukan hanya menjadi salah komoditi andalan untuk Kabupaten Muara Enim melainkan kopi juga bisa menjadi satu hal yang menarik untuk dikulik lagi lebih jauh.

Salah satunya adalah cara menyeduh kopi itu sendiri. Pelaku penyeduh ini biasa dikenal dengan sebutan Barista.

Aktivitas juga kemampuan menyeduh kopi ini biasanya hanya dilakukan pria dewasa. Namun di Cafe Gerai Oleh-Oleh Muara Enim (GOME) ada yang cukup unik, karena ada tiga bocah cilik yang menjadi Barista dan siap melayani para tamu yang datang.

Meski berusia masih muda, namun kemampuannya dalam menyeduh dan meracik minuman kopi pesanan para tamu sudah tidak diragukan lagi. Hal itu mereka pertontonkan saat launching GOME yang diresmikan langsung oleh Pj Bupati Muara Enim beberapa waktu yang lalu, Jumat (19/11/2021).

Muhammad Dafa Alfahri (12) siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 ini mengatakan, ia tertarik untuk menjadi seorang penyeduh kopi karena proses penyeduhan yang membuatnya tertarik. Dari situ, dirinya mulai belajar secara serius untuk belajar bagai mana menyeduh kopi secara benar. Dan dirinya selain suka menyeduh Kopi juga suka minum Kopi.

"Melihat proses penyeduhan kopinya yang buat tertarik. Dari situ akhirnya ingin belajar bagaimana menyeduh. Selain itu juga pengennya nanti bisa punya kedai kopi sendiri," ujarnya.

Selain Dafa, gadis cantik siswi kelas V SDN 6 bernama Bintang Nazhifah Banafsha (11) juga mengatakan bahwa ia tertarik untuk menjadi penyeduh kopi (barista - red) karena proses penyeduhan kopi yang dianggapnya seru untuk dipelajari serta bisa menambah pengetahuannya mengenai kopi secara keseluruhan.

"Awalnya lihat proses penyeduhan kopi di televisi. Selanjutnya coba cari tau dimana tempat belajar untuk menyeduh kopi. Akhirnya ketemu bang Otek dan Bang Jali yang ngajarin biar bisa nyeduh kopi,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Barista termuda yang juga tertarik untuk belajar menyeduh kopi, Fatih (8) siswa kelas II SDN 6 Rambang Dangku juga tertarik untuk belajar menyeduh kopi. Apalagi dirumah, Ayahnya sering minta dibuatkan kopi.

"Nanti rencananya, ayah mau buka cafe di Rambang," akunya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved