Breaking News:

Berita Palembang

Vaksin Booster Berbayar Tahun Depan, Begini Tanggapan YLKI Sumsel

Ketua YLKI Sumsel Taufik Husni, pihaknya meminta pemerintah untuk membatalkan rencana booster vaksin Covid-19 berbayar

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Ketua YLKI Sumsel Taufik Husni, pihaknya meminta pemerintah untuk membatalkan rencana booster vaksin Covid-19 berbayar 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Rencana booster vaksin Covid-19 akan berbayar kedepan, menjadi pro kontra ditengah masyarakat.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri dengan tegas menolak wacana tersebut.

Menurut Ketua YLKI Sumsel Taufik Husni, pihaknya meminta pemerintah untuk membatalkan rencana tersebut, sebelum direalisasikan pada tahun depan.

Mengingat kebijakan vaksinasi prabayar tetap diselenggarakan sangatlah tidak elok dan tidak etis. 

“Saat ini pandemik Covid-19 masih berlangsung dan belum berakhir, bahkan efek dari pandemik ini membuat ekonomi belum stabil.  Apalagi, memasuki masa pemulihan nanti. Jadi kalau ada penerapan vaksinasi gotong royong berbayar tentu kita tolak,” katanya, Jumat (19/11/2021).

Politisi partai NasDem ini pun menilai, pemberian vaksin gratis hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang enggan disuntik vaksin.

Apalagi jika nantinya vaksinasi harus yang berbayar. 

“Tentu ini membingungkan masyakat ada. Nantinya ada vaksinasi yang berbayar dan ada vaksinasi yang gratis. Kita minta kepada pemerintah  dalam hal ini mengenai kebijakan vaksin, untuk tetap digratiskan,” tegasnya.

Apalagi mengacu serta mencontoh pada kebijakan luar negeri, dimana pemberian vaksin diluar negeri bukan hanya gratis. Warga yang datang untuk mendapatkan vaksinpun, menurutnya, diberikan hadiah oleh pemerintah.

Hal ini dilakukan agar masyarakat mau divaksin untuk menekan dan meminimalisir penyebaran pandemik covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved