Breaking News:

Berita OKI

Update Oknum Guru Ponpes di OKI Tersangka Asusila, Orang Tua Santri, 'Saya Menuntut Keadilan'

Dirinya meminta agar tersangka ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Karena telah mencabuli 12 santri di ponpes di OKI tersebut.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Ditetapkannya seorang oknum tenaga pengajar di salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir sebagai tersangka pencabulan direspon perasaan lega orang tua santri.

Salah satu orang tua korban cabul yang berinisial RI (47 tahun) sangat lega dan bersyukur ditangkapnya seorang oknum guru tersangka asusila.

Dirinya meminta agar tersangka ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Karena telah mencabuli 12 santri di ponpes di OKI tersebut.

"Saya menuntut keadilan dan minta bantuan dari pihak yayasan untuk menindak," ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Kamis (18/11/2021) malam.

Diharapkan agar pihak ponpes lebih meningkatkan lagi pengawasan internal sehingga kejadian semacam ini tidak terulang lagi.

"Semoga ke depannya pihak sekolah meningkatkan pengawasan secara internal. Juga di sekolah itu, mestinya track record guru atau ustadz dipilah secara benar, jangan asal main terima-terima aja," ungkap dengan nada kecewa.

Dikatakan lebih lanjut, ia kemarin mendapatkan informasi dari orangtua wali lainnya, dan saat menanyakan kepada anaknya memang benar ada kejadian pelecehan itu, dan pelaku sudah ditahan pihak PPA.

"Bukan sebulan lagi, bahkan sudah berbulan-bulan. Memang anak saya tidak pernah cerita, karena diancam oleh pelaku," tegas dia.

"Dengan adanya kejadian ini pastinya anak saya mengalami trauma. Dalam waktu dekat akan saya pindahkan sekolahnya," tandasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pengadilan Tipikor Palembang Gelar Sidang Vonis 4 Terdakwa Korupsi Masjid Sriwijaya

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved