Berita Muratara
Kronologi Kebakaran 5 Kios di Pasar Surulangun Muratara, Api Pertama dari Kios Perlengkapan Sekolah
Bupati Muratara Devi Suhartoni dan Wakil Bupati Inayatullah mendatangi lokasi kebakaran Kios pedagang yang terbakar di Kelurahan Pasar Surulangun
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kios pedagang yang terbakar di Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) berjumlah 5 unit.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda kios pedagang di kawasan pasar tradisional di wilayah tersebu pada Kamis (18/11/2021) malam sekira pukul 19.30 WIB.
Dari 5 unit kios yang terbakar, tiga diantaranya ludes dan dua kios hanya hangus di bagian atap.
Kios yang ludes antara lain kios Cik Yun yang menjual kelontongan atau warung manisan, kios Agus menjual es boba, kios Mustofa Ibrahim menjual perlengkapan sekolah.
Sedangkan kios yang hanya terbakar atapnya yakni kios Epa menjual sandal/sepatu, dan kios Utat yang memiliki usaha jahit pakaian/tailor.
"Menurut keterangan saksi, api pertama kali muncul dari kios Pak Mustofa Ibrahim, jualan perlengkapan sekolah," kata Humas Polres Musi Rawas Utara, AKP Rahmad Kusnedi, Jumat (19/11/2021).
Dia menjelaskan kronologi kebakaran tersebut awalnya pertama kali diketahui oleh pedagang bernama Elza yang berjualan pop ice.
Elza berjualan persis di depan kios Mustofa Ibrahim dimana api pertama kali muncul.
Dia melihat ada api dari kios yang dikunci dari luar tersebut.
Elza yang panik langsung memberitahu warga lainnya, sementara api dengan cepat membesar.
Warga kesulitan memadamkan api karena kios Mustofa Ibrahim dikunci dari luar.
Pemilik kios tersebut sedang di rumahnya di Desa Simpang Nibung, Kecamatan Rawas Ulu.
Warga pun membuka paksa kios itu karena asal api dari sana.
Warga berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Tak lama kemudian datang petugas pemadam kebakaran Pemkab Muratara.
Api berhasil dipadamkan dalam kurun waktu lebih kurang 30 menit.
"Hasil dari olah TKP kebakaran diduga karena korsleting listrik dari kios milik Mustofa Ibrahim," kata AKP Rahmad Kusnedi.
Polisi menemukan kabel yang terbakar dan langsung diamankan sebagai barang bukti.
Kerugian yang dialami para korban dari bencana ini diperkirakan mencapai Rp150 jutaan.
Sementara itu, Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni bersama Wakil Bupati Inayatullah mendatangi langsung lokasi kebakaran.
"Kami dari pemerintah turut prihatin atas musibah ini. Semoga ahli musibah bisa bersabar, ambil saja hikmahnya dari kejadian ini," kata Devi.
Baca juga: Pemkab Muratara Segera Berikan Uang Tunjangan Lansia, Dinas Sosial Masih Kumpulkan Data
Dia mengimbau masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara untuk selalu memperhatikan masalah instalasi listrik.
Sebab, kata Devi, kebanyakan dari peristiwa kebakaran selama ini disebabkan oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
"Listrik ini kita harus hati-hati betul, kalau ada kabel yang rusak ya diganti, colokan jangan terlalu banyak, panas. Tapi ini musibah, kita hanya bisa bersabar," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kronologi-kebakaran-di-di-pasar-surulangun-muratara.jpg)