Breaking News:

Seputar Islam

Doa Gerhana Bulan Sebagian 19 November 2021 Lengkap Latin, Arab dan Artinya

Doa Gerhana Bulan Sebagian 19 November 2021 Lengkap Latin, Arab dan Artinya, Sebagian wilayah Indonesia akan mengalami Gerhan Bulan Sebagian terjadi p

Penulis: Abu Hurairah | Editor: Abu Hurairah
tribunsumsel.com/khoiril
Doa Gerhana Bulan Sebagian 19 November 2021 Lengkap Latin, Arab dan Artinya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Berikut doa gerhana bulan sebagian 19 November 2021 yang disunahkan baca saat melihat gerhana

Sebagian wilayah Indonesia akan mengalami Gerhan Bulan Sebagian terjadi pada hari ini Jumat, 19 November 2021 pukul 16.02 WIB/17.02 WITA/18.02 WIT.

Puncak gerhana terjadi beberapa menit setelah puncak fase purnama yang terjadi pada pukul 15.57 WIB/16.57 WITA/18.57 WIT.

Dalam pandangan Islam, fenomena gerhana, baik matahari atau bulan, merupakan fenomena yang menunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah.

Terdapat anjuran-anjuran syariat Islam saat terjadi fenomena Gerhana ini, diantaranya seperti melakukan sholat gerhana dan juga membaca doa saat melihat gerhana.

Hal itu seperti dinyatakan dalam sebuah Hadist riwayat Al- Bukhari, seperti dikutip laman Kemenag.

حَدَّثَنَا أَبُو الوَلِيْد قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا  زِيَادُ بْنُ عِلَاقَةِ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيْرَةُ بْنِ شُعْبَةِ يَقُوْلُ اِنْكَسَفَتْ الشَّمْسُ يَوْمَ مَاتَ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ النَّاسُ اِنْكَسَفَتْ لِمَوْتِ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَأَيَتَانِ مِنْ أَيَاتِ اللهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُواهُمَا فَادْعُوا اللهِ وَصَلّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

Telah menceritakan kepada kami, Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami, Zaidah berkata, telah menceritakan kepada kami, Ziyad bin ‘Ilaqah, dia berkata: “Aku mendengar Al-Mughirah bin Syu’bah berkata, “Telah terjadi gerhana matahari ketika wafatnya Ibrahim. Kemudian Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan ia tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka berdoalah kepada Allah dan dirikan salat hingga (matahari) kembali tampak.” (H.R. Al-Bukhari).

Baca juga: Hak Asuh Gala Jatuh Ke Faisal Ayah Mendiang Bibi, Humas Pengadilan Sebut Belum Sidang

Baca juga: 2 Terdakwa Korupsi Masjid Raya Sriwijaya Divonis 12 Tahun, Total Kerugian Negara Rp 64 Miliar

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya tuntunan syariat ketika terjadi gerhana matahari maupun gerhana bulan, antara lain yaitu:

1. Menghadirkan rasa takut kepada Allah saat terjadinya gerhana matahari dan bulan, karena peristiwa tersebut mengingatkan kita akan tanda-tanda kejadian hari kiamat, atau karena takut azab Allah diturunkan akibat dosa-dosa yang dilakukan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved