Breaking News:

Berita Prabumulih

Masuk Musim Hujan, BPBD Prabumulih Imbau Warga Pinggir Sungai Kelekar

Musim Hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prabumulih mengimbau warga waspada dengan gelombang La Nina

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Wali Kota Prabumulih, H Ridho Yahya juga menghimbau kepada warga di kota Prabumulih, Kelurahan dan Desa untuk gotong royong membersihkan sungai dan drainase 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Memasuki musim penghujan, masyarakat kota Prabumulih diimbau untuk terus waspada dengan gelombang La Nina terjadi.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prabumulih, Sriyono melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), Huswandi saat diwawancarai di kantor BPBD, pada Kamis (18/11/2021).

"Saat ini kota Prabumulih khususnya sudah memasuki musim penghujan, diprediksi terjadi hingga Februari 2022. Masyarakat perlu mewaspadai gelombang La Nina," ungkap Huswandi.

Huswandi mengatakan gelombang La Nina adalah gelombang cuaca yang ekstrem dan bisa berubah-ubah menyasar seluruh wilayah salah-satunya Provinsi Sumsel.

"Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor. Khususnya didaerah yang rawan seperti dipinggiran sungai Kelekar seperti di kelurahan Muara Dua dan anak sungai Kelekar yang berpotensi banjir," katanya.

Selain itu Huswandi menuturkan, pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar membersihkan jika ada drainase di sekitar tempat tinggal yang tersumbat untuk dibersihkan supaya sampah tidak tertumpuk dan menyebabkan terjadinya banjir.

"Kita sudah lakukan apel kesiap-siagaan untuk antisipasi karena sampai awal tahun diprediksi oleh BMKG masuk cuaca hujan," tuturnya.

Huswandi menegaskan kalau pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait dampak bencana terlebih lagi kota Prabumulih ini rawan bencana banjir, puting beliung dan kebakaran.

"Selain personil yang telah siap siaga banjir, petugas juga siaga jika terjadi kebakaran. Kita sudah siap 24 jam dan masyarakat bisa menghubungi call center 07133300696," katanya.

Baca juga: Dua Tahun Sembunyi di Prabumulih, Ini Wajah Begal di Tiga Tempat di Palembang

Sementara itu, Wali Kota Prabumulih, H Ridho Yahya juga menghimbau kepada warga di kota Prabumulih, Kelurahan dan Desa untuk gotong royong membersihkan sungai dan drainase.

"Kepada warga dan perangkat Kelurahan/Desa kita imbau untuk membersihkan sungai kelekar dan drainase, apalagi sudah ada anggaran gotong-royong di setiap kelurahan agar bencana banjir tidak terjadi," tambahnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved