Breaking News:

Berita Kriminal Palembang

Diringkus Jatanras, Ini Dia Pelaku Bajing Loncat dan Begal di Jalintim Palembang-Indralaya

Jatanras Polda Sumsel meringkus anggota kawanan Bajing Loncat dan Begal yang kerap beraksi di Jalintim Palembang-Indralaya.

TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel menangkap Yongki Haris Munandar (25) yang merupakan pelaku begal dan Bajing Loncat di Jalintim Palembang-Indralaya 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Yongki Haris Munandar (25) pemuda pengangguran yang sudah berulang kali masuk penjara kini harus kembali berurusan dengan hukum. 

Warga jalan Jepang Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang ini ditangkap anggota Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kompol Bakhtiar. 

Dia tangkap lantaran melakukan aksi begal terhadap pengendara sepeda motor yang melintas di jalan Palembang-Indralaya. 

"Sudah lima kali (keluar masuk penjara)," kata Yongki saat dihadirkan dalam rilis tersangka yang digelar di Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kamis (18/11/2021). 

Selain begal, tersangka juga kerap melakukan aksi kejahatan lain diantaranya bajing loncat serta tindak kekerasan di jalan raya. 

Bersama rekan-rekannya, tersangka bahkan tak segan melukai korban apabila merasa aksi kejahatan yang mereka lakukan tak berjalan mulus. 

"Untuk begal, biasanya kami tentukan dulu mana yang akan jadi korban. Setelah itu kami kejar, kami pepet, terus cabut paksa kunci motornya," ungkap tersangka. 

Diakui tersangka, sepeda motor hasil curian biasa mereka jual untuk kemudian hasilnya dibagi sama rata. 

"Biasanya satu motor kami jual Rp.2 juta. Hasilnya kami bagi-bagi. Kalau saya uangnya digunakan untuk keperluan sehari-hari sama bayar kontrakan," ungkapnya. 

Sementara itu, Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christopher Panjaitan mengatakan, Laporan Kepolisian (LP) terhadap tersangka dan rekan-rekannya sudah banyak dibuat warga di wilayah hukum Kabupaten Ogan Ilir dan Kota Palembang. 

"Modusnya dengan menodongkan senjata tajam kepada korban lalu motornya diambil oleh tersangka," ujarnya. 

Bersama tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya STNK yang diduga hasil curian dan sebilah senjata tajam. 

Baca juga: Tiba-tiba Muncul Api, Pemusnahan Barang Bukti di Bea Cukai Palembang Sempat Diwarnai Kehebohan

Kuat dugaan, senjata itu selalu digunakan korban saat beraksi. 

"Atas perbuatannya tersangka terancam dijerat dengan pasal 365 KUHP," ungkapnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved