Breaking News:

Berita Pemprov Sumsel

Lindungi Tenaga Kerja, Herman Deru Launching Program Return to Work

Gubernur Sumsel, H Herman Deru Launching Program Return to Work (RTW) di Aula lantai 10 RSUD Siti Fatimah Az Zahra, Rabu (17/11/2021).

Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel, H Herman Deru Launching Program Return to Work (RTW) di Aula lantai 10 RSUD Siti Fatimah Az Zahra, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Untuk memberikan perlindungan bagi tenaga kerja, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui RSUD Siti Fatimah hadir melalui Program Return To Work (RTW) Center.

Launching Program Return to Work (RTW) ini dilakukan bersamaan dengan prosesi Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara RSUD Siti Fatimah Az Zahra Provinsi Sumsel dengan BPJS Ketenagakerjaan di Aula lantai 10 RSUD Siti Fatimah, Rabu (17/11/2021).

Dalam sambutannya saat menghadiri Launching Program Return to Work (RTW) ini, Gubernur Sumsel, H Herman Deru menyebut keberadaan RTW Center ini menjadi Pilot Project di Provinsi Sumsel yang nantinya dapat diikuti oleh seluruh RSUD yang ada di tingkat Kabupaten/kota.

"Ini yang pertama kita lakukan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait program RTW, RSUD Siti Fatimah menjadi pilot Project-nya di Sumsel," tegasnya.

Dia menjelaskan, keberadaan RTW Center merupakan upaya perlindungan yang diberikan pemerintah kepada para tenaga kerja terkait perlindungan kecelakaan kerja.

"Memberikan harapan baru, bahwa kecelakaan tidak memberhentikan aktifitas. Meski tentu kecelakaan bukanlah suatu pilihan," imbuhnuya.

Menurutnya, RSUD Siti Fatimah menjadi salah satu yang memiliki predikat terbaik dalam membina hubungan baik dengan BPJS Tenagakerjaan. Keberadaan RTW Center mendorong RSUD Siti Fatimah meningkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat.

"Ini akan ditindaklanjuti dengan melakukan kerjasama masalah peralatannya. Harapan saya, langkah ini juga diikuti RSUD di Kabupaten/kota di Sumsel," imbuhnya.

Menurutnya, program ini akan memberikan bantuan bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja dan kehilangan organ tubuh dan akan diberikan organ tubuh palsu, baik kaki maupun tangan.

"Ayo perusahaan besar baik formal maupun non formal untuk memasukkan tenaga kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan," ucapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved