Breaking News:

Berita Palembang

100 Perempuan Kepala Keluarga di Sumsel Diberi Pelatihan Kewirausahaan, Dimotivasi Dapat Pendapatan

Dinas PPPA Sumsel memberikan pelatihan kewirausahaan kepada 100 janda ataupun perempuan yang menjadi kepala keluarga.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Kegiatan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan Bidang Politik, Hukum Sosial dan Ekonomi pada Organisasi Kemasyarakatan Kewenangan Provinsi Sumsel dengan tema peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan di Sumsel diadakan di Hotel Swarna Dwipa, Senin (15/11/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan pelatihan kewirausahaan kepada 100 janda ataupun perempuan yang menjadi kepala keluarga.

"Pelatihan ini diikuti 100 orang peserta," kata Kepala Dinas PPPA Provinsi Sumsel Henny Yulianti, SIP, MM saat kegiatan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan Bidang Politik, Hukum Sosial dan Ekonomi pada Organisasi Kemasyarakatan Kewenangan Provinsi Sumsel di Hotel Swarna Dwipa, Senin (15/11/2021).

Henny mengatakan, tema kegiatan ini peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan di Sumsel. Hal ini berkaitan dengan lima arahan prioritas Presiden dan ini merupakan prioritas pertama.

"Untuk itulah para peserta ibu-ibu para janda yang berperan sebagai kepala keluarga ini diberikan pelatihan kewirausahaan. Untuk memberikan motivasi dan agar bisa menghasilkan pendapatan," katanya

Sebanyak 100 peserta tersebut dari Lembaga Pembinaan dan Pemberdayaan Perempuan kepala keluarga (LPP-PEKKA) dibawah naungan Yayasan Masjid Agung Palembang.

"Di Palembang ada namnaya LPP-PEKKA yang menaungi para perempuan yang menjadi kepala keluarga. Maksudnya perempuan yang tidak memiliki suami baik yang cerai atau yang suaminya meninggal," jelasnnya.

Menurut Henny pelatihannya berupa pelatih pempek variasi dan kue basah serta diberikan wawasan pengetahuan tentang kewirausahaan. Diberikan juga informasi tentang pengemasan dan pemasaran, yang bisa dilakukan secara online.

"Kita harus mengikuti perkembangan zaman, jadi pemasaran bisa melalui online juga. Untuk itulah disini dihadirikan juga dari beberapa narasumber seperti dari Grab, Dinas Perindustrian, dan lain-lain," katanya.

Sementara itu Plh Asisten III Pemprov Sumsel Bidang Administrasi dan Umum, Nelson Firdaus yang turut hadir dan membuka secara langsung kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini bagus dan perlu diperlukan.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, oleh sebab itu kepada peserta ikutilah kegiatan ini dengan baik. Kami berharap kegiatan ini nantinya bukan hanya diadakan untuk kota Palembang tapi untuk Sumsel juga," katanya.

Sebab menurut Nelson, hampir setengah penduduk kebanyakan perempuan. Harapannya dengan kegiatan seperti ini dapat memberikan motivasi bagi kaum perempuan dan dapat berkiprah dalam pembangunan.

Sedangkan Reni yang merupakan peserta mengatakan, bahwa dia janda anak dua. Sebenarnya anak tiga namun satu anaknya sudah meninggal, tak lama setelah suaminya meninggal.

"Suami saya meninggal 2016 dan anak saya meninggal 2019. Saat ini saya yang menjadi kepala keluarga di keluarga saya, anak saya ada dua yang masih sekolah semua," kata Reni.

Reni yang sehari-hari bekerja sebagai guru honorer mengatakan, bahwa adanya kegiatan ini sangat berguna untuk ibu-ibu para janda yang berperan sebagai kepala keluarga.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved