Breaking News:

Berita Kriminal Palembang

Polisi Dalami Kejiwaan Bik Lam, Penusuk Pria Paruh Baya Dibawah Jembatan Ampera

Polisi bakal menyelidiki kejiwaan wanita yang menjadi pelaku penusukan Herman (46) dibawah Jembatan Ampera pada Selasa (9/11/2021) lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAT
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi dikonfirmasi tentang wanita pelaku penusukan pria paruh baya di Bawah Jembatan Ampera Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polisi bakal menyelidiki kejiwaan wanita yang menjadi pelaku penusukan Herman (46) warga rusun blok 17 di bawah Jembatan Ampera pada Selasa (9/11/2021) lalu. 

Aslamia (37) alias Bik Lam warga Boom Baru Lorong Langgar 2, Ilir timur II, diamankan Opsnal Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Kamis (11/11/2021) sekitar pukul 11.30 WIB.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi saat diwawancarai diruang kerjanya. 

"Anggota Sat Reskrim Polrestabes Palembang khususnya Opsnal Pidum dan Tekab 134 sudah mengamankan pelaku. Keterangan pelaku ini berubah-ubah, ngomongnya suka ngelantur sehingga masih kami gali lagi informasi yang lebih valid dan mengecek kejiwaan pelaku, " ujar Kompol Tri. 

Pihaknya akan melakukan pengecekan kejiwaan dan kesehatan pelaku, serta mencari informasi mengenai keseharian pelaku kepada pedagang di sekitar bawah Jembatan Ampera. 

Utuk pelaku akan dikenakan Pasal 351 dengan ancaman kurungan penjara selama lima tahun. 

"Pelaku akan kita proses, kita akan cek kesehatan dan kejiwaan pelaku. Karena keterangannya selalu berubah ubah,  oleh karena ini juga kita akan mengecek ke lokasi, dan meminta keterangan dari teman temannya bagaimana keseharian pelaku di TKP pasar 16 Ilir," jelasnya. 

Sementara, ketika diwawancarai langsung Pelaku Aslamia (37) saat mengatakan nekat menusuk korban lantaran tidak terima perbuatan pelecehan dan kurang ajar yang dilakukan korban kepada dirinya. 

"Saya tidak terima tubuh saya di lecehkan, barang saya diambilnya ponsel. Kejadiannya sudah lama saya lupa kapan," katanya. 

Pedagang di bawah Jembatan Ampera ini mengaku pernah mendapat pengaruh hipnotis kemudian dibawa korban ke sebuah tempat lalu dilecehkan.

Baca juga: Bik Lam Ngaku Dendam Sering Diganggu, Polisi Ringkus Wanita Penusuk Pria Paruh Baya di Bawah Ampera

Namun ia berhasil kabur. 

"Dia itu tukang becak, pernah saya hampir disetubuhi pakaian saya sudah terbuka dan celana sudah turun, namun alhamdulillah tuhan melindungi sehingga tidak terjadi," ujarnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved