Breaking News:

Liga 2 Indonesia

Kondisi Nur Iskandar dan Khairallah Abdelkbir yang Cedera Usai Sriwijaya FC Lawan Semen Padang

Kondisi Nur Iskandar dan Khairallah Abdelkbir yang Cedera Usai Sriwijaya FC Lawan Semen Padang

Editor: Slamet Teguh
MEDIA OFFICER SRIWIJAYA FC
Pemain gelandang serang naturalisasi asal Maroko Khairallah Abdelkbir merasakan kesakitan lengan kirinya pada laga kedua babak penyisihan putaran kedua Liga 2 grup A di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru Riau, Rabu (10/11/2021) malam. Hasil pertandingan berakhir 1-1. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sriwijaya FC gagal meraih kemenangan pada lanjutan Liga 2 Indonesia kala berhadapan dengan Semen Padang.

Parahnya, usai pertandingan tersebut, sejumlah pemain Sriwijaya FC harus mengalami cedera.

Kepala Pelatih Sriwijaya FC menyesalkan dua pemain kuncinya mengalami cedera jadi korban kerasnya permainan laga imbang 1-1 dengan Semen Padang FC babak penyisihan putaran kedua Liga 2 grup A di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru Riau, Rabu (10/11) malam. 

Meski telah mengantongi 17 poin dan memastikan diri merebut tiket melaju ke babak delapan besar (perempatfinal), namun dua pemain yakini sang kapten tim Muhammad Nur Iskandar dan gelandang serang naturalisasi asal Maroko Khairallah Abdelkbir harus mengalami cedera.

"Abdel kepalanya berdarah, juga bahunya agak cedera sedikit karena dihantam dari belakang, tetapi pemain lawan tidak diberikan kartu kuning. Sehingga kita sedikit kewalahan dengan Abdel," ungkap Nil Maizar pada preskon usai pertandingan semalam. 

Ditarik keluarnya beberapa pemain seperti Muhammad Nur Iskandar digantikan Abdel, striker Afriansyah digantikan Hari Habrian, dan winger Rahel Radiansyah digantikan gelandang serang anyar Sriwijaya FC, Markeil Arodi Uopdana sempat menjadi pertanyaan awak media.

Mengingat detik-detik sebelum terciptanya gol balasan Semen Padang FC hingga bisa menyamakan kedudukan 1-1.

"Ya sebenarnya itu sudah kita meetingkan taktikal kita. Cuma kan ketika Nur ini kita tidak mengharapkan dia cedera gitu kan. Tetapi ketika dia cedera, kita lakukan alternatif lain. Sehingga kita mainkan Abdel. Sama si Aro (M Arodi Uopdana)," kata Nil yang mantan Pelatih Timnas Indonesia. 

Nil yang lama mengarsiteki Semen Padang FC memuji penampilan dua pemain anyarnya.

Pelatih kelahiran Payakumbuh (Sumbar) 2 Januari 1970 ini menyebut dimainkannya M Arodi Uopdana karena dia muda, dia potensi, dia punya tenaga. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved